Berita Banjarmasin

Curhat Driver Ojol di Banjarmasin Usai Harga BBM Subsidi Naik

Driver ojek online (ojol) juga begitu merasakan imbas naiknya harga BBM bersubsidi oleh pemerintah

Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/M Syaiful Riki
Ilustrasi - dua pemuda mendorong sepeda dan kendaraan roda dua sebagai bentuk sindiran terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM Bersubsidi, Senin (5/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berdampak terhadap pelaku jasa transportasi di Kota Banjarmasin.

Tak hanya sopir taksi antar kota,  para driver ojek online (ojol) juga begitu merasakan imbasnya.

Kenaikkan harga BBM mempersulit keadaan ekonomi para driver ojol.

“Pendapatan semakin sedikit karena tarif sudah murah,” ucap Akimraji, driver ojol di Banjarmasin, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Protes Harga BBM Bersubsidi Naik, Begini Aksi Dua Mahasiswa di Banjarmasin

Baca juga: Aktivis PMII Kalsel Tegaskan Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi, Rencanakan Aksi Serentak

Sebelum harga BBM dinaikkan saja, lanjut dia, pendapatan para ojol sudah sedikit. Paling banyak, dapat 10 kali orderan dalam sehari.

“Kalau bisa tarifnya dinaikkan,” harapnya.

Senada, Wahyudi, driver ojol lainnya mengaku kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM Bersubsidi dirasa sangat membebani.

“Karena pemasukan sisa sedikit dan pengeluaran jadi tambah banyak,” ujarnya.

Dalam sehari, Wahyudi harus merogoh hingga Rp30 ribu untuk biaya operasional.

Sedangkan, jumlah orderannya sendiri paling banyak mencapai lima pelanggan dalam sehari.

“Bersihnya biasa Rp 8 ribu per satu food, kalau lebih jauh bisa lebih,” tuturnya.

Baca juga: Apindo Kalsel Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi, Supriadi : Tunggu Ekonomi Pulih Pascapandemi

Sejak Sabtu (3/9/2022), tarif BBM bersubsidi resmi naik.

Pemerintah menetapkan harga Pertalite di angka Rp10 ribu per liter, dari sebelumnya Rp7.650.

Solar Subsidi dari Rp5.150 menjadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax yang sebelumnya Rp12.500 sekarang Rp 14.500 per liter. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved