Berita Banjarmasin

BEM se-Kalsel Bakal Kembali Turun ke Jalan Dengan Massa Lebih Banyak

Korwil BEM se-Kalsel mengatakan Kamis besok massa yang berunjuk rasa akan lebih banyak.

Penulis: Noorhidayat | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/noorhidayat
Ratusan mahasiswa berjalan dari Lapangan RTH Kamboja, menuju Gedung DPRD Kalsel, pada seruan aksi BEM Se-Kalsel Pada Senin (12/9/2022) lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kalimantan Selatan (Kalsel) berencana kembali turun ke jalan dan seruduk Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, pada Kamis (15/9/2022).

Bahkan, aksi kali ini digadang-gadang bakal lebih besar berkali-kali lipat dari pada aksi sebelumnya, yakni seruan aksi unjuk rasa pada Senin (12/9/2022) lalu.

Hal ini disampaikan secara blak-blakan oleh Koordinator Wilayah (Korwil) BEM se-Kalsel, Yogi Ilmawan, persis sebelum aksi massa membubarkan diri pada seruan aksi Senin itu.

Dipertegas Yogi lagi, pada Selasa (13/9/2022) sore, bahwa, seruan aksi yang dijanjikannya itu dipastikan bakal terlaksana.

Baca juga: Dua Kali Terjadi Penyerangan di Jembatan HKSN Banjarmasin, Warga Ini Pun Merasa Khawatir

Baca juga: Tinggal di Emperan Cempaka Raya Banjarmasin, Tunawisma Ini Lebam-lebam Dihajar Orang Tak Dikenal

"Sesuai dengan ultimatum yang saya sampaikan selaku koordinator wilayah pada saat aksi massa kita kemarin itu, memang kita bakal menambah massa kita dengan jumlah berlipat ganda daripada massa yang kemarin," tegasnya.

"Kemarin hanya sekira 500 mahasiswa yang ikut melakukan seruan aksi, kali ini bakal lebih banyak," timpanya.

Disampaikan Yogi, karena kemarin sempat ada tindak represif dari aparat kepolisian, hal itulah menurutnya yang bakal membuat mahasiswa yang sebelumnya tidak ikut bakal turun melakukan seruan aksi.

"Karena saya lihat, teman-teman mahasiswa yang lain, bakal terketuk hatinya untuk turun melakukan seruan aksi bersama massa aksi yang sudah turun pada seruan aksi sebelumnya," imbuhnya.

Seruan aksi ini, dikatakan Yogi, untuk kembali menyampaikan keresahan rakyat mengenai naiknya harga BBM dan mendesak penyelesaian sederet kasus Hak Asasi Manusia (HAM) yang belum diselesaikan oleh negara, dan langsung kepada Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK.

Kembali mengingat, pada saat seruan aksi BEM se-Kalsel Senin lalu, Supian HK tidak dapat menemui mahasiswa, dikarenakan sedang berada di Amuntai, Hulu Sungai Utara, sehingga mahasiswa merasa kecewa.

Informasi keberadaan Supian HK itu disampaikan dua anggota DPRD Provinsi Kalsel, yang sempat menemui massa aksi, yaitu Hasan Murad dan Gusti Abidinsyah.

Ingin menjadi perwakilan Supian HK, tapi massa aksi pada saat itu menolak dengan tegas untuk berdialog dengan dua anggota DPRD Provinsi Kalsel itu, dan bersikeras menunggu Supian HK lah yang harus menemui mereka.

Baca juga: Tidak Terima Diberhentikan sebagai Anggota Satpol PP, Maulida Minta Bantuan DPRD Banjarbaru

Baca juga: Sidang Lanjutan Sengketa Perpindahan Ibu Kota Kalsel, Ahli dan Saksi Beberkan Ini

Tak berapa lama, tensi pun mulai memanas, karena massa aksi menginginkan menunggu Ketua DPRD Provinsi Kalsel di dalam Gedung DPRD Provinsi Kalsel.

Ketika massa aksi ingin merangsek masuk ke dalam Gedung DPRD Provinsi Kalsel, namun tertahan oleh barikade kepolisian, akhirnya bentrokan pun tak dapat terelakkan.

Seusai bentrokan yang terjadi hanya beberapa saat itu, beberapa mahasiswa mengaku banyak mendapat tindakan represif dari kepolisian.

Begitu juga sebaliknya, ada beberapa petugas kepolisian yang merasa mendapat tindakan represif dari mahasiswa.

Namun, yang jelas terlihat pada saat itu, pantauan reporter Banjarmasinpost.co.id ada beberapa botol minuman bekas berterbangan menuju arah petugas kepolisian, yang terlihat dilempar dari kerumunan mahasiswa.

Setelah itu, tak berapa lama kemudian, massa aksi pun membubarkan diri, dan berjanji bakal kembali lagi Kamis (15/9/2022).

( Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved