Berita Banjarbaru

Petugas Disdukcapil Mutakhirkan Data Warga Hingga yang di Pelosok Kalsel untuk DPB Pemilu 2024

Petugas Disdukcapil Provinsi Kalsel bersama daerah datangi warga hingga yang di pelosok untuk didata guna keperluan DPB Pemilu 2024.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
ILUSTRASI - Perekaman data untuk pembuatan KTP elektronik di Panti Lansia Tresna Werdha, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Selatan ( Disdukcapil dan KB Kalsel) terus memutakhirkan Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) .

Hal ini bagian dari persiapan Kalsel menghadapi Pemilu 2024.

Kepala Disdukcapil dan KB Kalsel, Zulkifli, Selasa (20/9/2022), mengatakan, pemutakhiran DPB ini merupakan tindak lanjut kerja sama Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

“Ini merupakan bentuk tindak lanjut kerja sama Dirjen Dukcapil dengan KPU, dimana Pemprov Kalsel dalam hal ini Disdukcapil-KB melakukan verifikasi data yang telah diinput oleh Disdukcapil di kabupaten/kota,” kata Zulkifli.

Baca juga: Terjerat Kasus Sabu, Oknum Anggota Polres Tanbu Bakal Jalani Sidang Kode Etik Polri

Baca juga: BREAKING NEWS, Oknum Polisi di Tanbu Ikut Edarkan Sabu, Akhirnya Diciduk Satresnarkoba Polres Tanbu

Baca juga: Lama Tak Terdengar, Buaya di Tatah Bangkal Tengah Kini Muncul di Basirih Banjarmasin

Proses verifikasi data ini sangat penting, mengingat perubahan data kependudukan yang sangat cepat.

Pihaknya pun akan terus berupaya secara optimal agar persoalan yang berpengaruh terhadap bertambah ataupun berkurangnya data ini bisa diminimalisasi.

“Verifikasi ini penting dilakukan untuk menjaga kerterbaruan data, mengingat perubahan data ini sangat cepat. Jangankan satu hari, kurang dari satu jam pun, bisa ada yang berubah. Misalnya, pemilik data ini awalnya masih hidup, siapa tahu satu jam ke depan dia sudah meninggal,” jelasnya.

Dalam melakukan pemutakhiran data, piihaknya bersama dengan Disdukcapil kabupaten/kota medatangi warga di pelosok, sekolah dan lainnya.

Baca juga: Ancam Bunuh Korban, Guru Ngaji di Tapin Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali

Baca juga: Minibus Tabrak Tronton dan Motor Parkir di Pangambau Kabupaten HST Kalsel, Satu Orang Terluka

Baca juga: Kebakaran di Jalan Hidayah Kabupaten Tanah Bumbu, Api Diduga dari Press Tambal Ban

Dirinya berharap agar masyarakat meningkatkan kesadarannya dalam pelaporan perubahan data kependudukan.

Supaya, pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan bisa lebih optimal. Mengingat, keterbatasan SDM dalam melakukan verifikasi di lapangan.

“Masih ada warga yang kurang kesadarannya dalam melaporkan perubahan data kependudukan masing-masing. Kami juga tidak bisa mengawasi semua keluarga yang ada, mengingat SDM di kabupaten/kota juga terbatas,” pungkas Zulkifli.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved