Wisata Paralayang di Tahura Sultan Adam

Paralayang di Tahura Sultan Adam Kabupatn Banjar Dilaunching, Tarifnya Rp 500 Ribu

Wisata Kalsel. Gubernur H Sahbirin Noor atau Paman Birin resmikan lokasi paralayang di Tahura Sultan Adam, Mandiangin, Kabupaten Banjar, Sabtu (24/9)

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BIRO ADPIM SETDAPROV KALSEL
Wisata Kalsel. Lokasi bermain paralayang di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Karena hujan deras pada saat peresmian oleh Gubernur H Sahbirin, Sabtu (24/9/2022), kegiatan paralayang tak bisa dilaksanakan para pemainnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Wisata Kalsel. Kalimantan Selatan memiliki lokasi untuk paralayang tak jauh dari Kota Martapura, yakni di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Kabupaten Banjar.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, melaunching lokasi untuk paralayang tersebut, Sabtu (24/9/2022).

Berdasarkan data Dishut Kalsel, pemain bisa menikmati pemandangan indah kawasan Tahura Sultan Adam

Tarif ini juga dianggap lebih murah dibandingkan paralayang dari provinsi lain, yakni Rp 500 ribu, selama masa promosi.

Saat peresmian, paralayang tak bisa diterbangkan lantaran cuaca yang tidak memungkinkan, yakni hujan deras disertai kabut awan.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Beberapa Wilayah di Kalimantan Selatan Terdampak Banjir

Baca juga: HST Kembali Siaga Banjir dan Tanah Longsor, Warga Barabai di Bantaran Sungai Diimbau Waspada

Baca juga: Banjir Kalsel, Permukiman di Mangunang Terendam dan Jembatan Desa Alat Selamat di Kabupaten HST

Gubernur Sahbirin, mengatakan, pariwisata terus ditingkatkan demi pendapatan daerah.

Menurutnya, perekonomian strategis di Kalsel adalah batu bara. Namun, batu bara merupakan sumber daya alam tak terbarukan.

Dari itu, lelaki yang akrab disapa Paman Birin ini menginginkan transformasi sumber daya alam dari tak terbarukan ke terbarukan.

"Batu bara ini bisa habis kalau terus dikeruk. Maka dari itu, kami tingkatkan pendapatan dari sektor yang terbarukan, yakni pariwisata," papar Paman Birin.

Ditambahkan Kepala Dishut Kalsel, Fatimatuzzahra, lokasi wisata paralayang di Tahura Sultan Adam ini disebut-sebut yang terbaik se-Tanah Air.

Baca juga: Sering Hujan di Kabupaten Tabalong, Jajaran Polsek Murung Pudak Patroli Lokasi Rawan Longsor

Baca juga: Banjir di Jalan Nasional Desa Damar Indah Tanahbumbu Mulai Surut

Baca juga: Camat Sungailoban Tanbu Ingatkan Pengendara Hati-hati Melintas di Area Banjir di Desa Damar Indah

"Sebab, tempat dan pemandangannya berbeda dengan paralayang lain di Indonesia," imbuhnya.

Ia juga memastikan, tempat wisata paralayang di Tahura Sultan Adam tersebut aman dan nyaman untuk digunakan.

Karena, semua telah dilakukan observasi dan kajian matang dari Komunitas Merapi Wasaka Paralayang

Di sisi lain, Aya, sapaan karib Kadishut Kalsel, menyebut, pendapatan dari wisata Tahura Sultan Adam tahun ini sudah mencapai Rp 2,9 miliar dari target Rp 3 miliar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved