Berita Tanahlaut

Kerap Picu Banjir, Warga Kandanganlama Tala Bongkar Gorong-gorong dan Swadaya Bangun Jembatan

Warga Kandanganlama Tala mengatasi penyebab banjir yang selama ini kerap melanda permukiman di lingkungan RT 1.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
AHMAD BAHTIAR UNTUK BPOST GROUP GOTONG-ROYONG
Warga Desa Kandanganlama gotong-royong membongkar gorong-gorong dan menggantinya dengan jembatan cor beton. Kegiatan ini mereka lakukan sejak Sabtu hingga Minggu kemarin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Warga Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali bergotong-royong menangani keterbatasan infrastruktur setempat.

Kali ini mereka mengatasi penyebab banjir yang selama ini kerap melanda permukiman warga setempat di lingkungan RT 1.

Penuturan warga, Senin (3/10/2022), wilayah tersebut kerap kebanjiran ketika terjadi hujan deras yang berlangsung agak lama.

"Sebelah jalan seleretan sekitar 15 unit rumah di RT 01 yang sering kebanjiran," sebut Kepala Desa Kandanganlama Ahmad Bahtiar.

Baca juga: Sembilan Pendaftar Panwascam di Kabupaten Tanahlaut Masuk Sipol, Begini Langkah Pokja Bawaslu

Baca juga: Booster Pertama di Kabupaten Tanahlaut Terus Mengalir, Vaksinasi Anak Melandai

Hal itu, jelasnya, dikarenakan genangan air yang mengalir ke sebelah badan jalan setempat tak lancar akibat gorong-gorong kecil.

Selain itu juga mulai mengalami kerusakan, retak.

Karena itu, jelas Bahtiar, mulai Sabtu kemarin warganya gotong-royong membongkar gorong-gorong tersebut.
Selanjutnya diganti jembatan pondasi cor semen.

Lebar jembatan tersebut dua meter dan panjang tinggi 1,5 meter.

Bentang penampang ini cukup untuk memperlancar aliran air saat hujan sehingga diyakini tidak akan memunculkan banjir lagi.

Bahtiar menuturkan jembatan tersebut berada di Jalan Pulau Nangka yang merupakan akses jalan usaha tani.

Baca juga: Jelang Zebra Intan 2022, Kapolres Tanbu Imbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Baca juga: Simpan Ribuan Botol Miras, Lelaki Ini Diamankan Warga Kompleks ASABRI Rangda Malingkung Tapin

"Tembus ke jalan wisata Lebak Naga dan wisata Gunung Birah," paparnya.

Dikatakannya, kegiatan gotong royong tersebut melibatkan warga di lingkungan RT 01 dan 02.

Gotong-royong berlanjut tiap hari hingga Minggu kemarin kegiatan pengecoran.

Sumber dana perbaikan jembatan tersebut, sebut Bahtiar, dari swadaya (sumbangan) warga dan aparat desa.

"Tak menggunakan dana desa, karena sifatnya mendesak. Tiap hujan deras selalu memunculkan kekhawatiran warga sejak dangkalnya aliran sungai," pungkas Bahtiar.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved