Berita Kotabaru

Tertangkap Tim Gabungan Langgar Ketentuan, Truk di Kotabaru Ini Lebihi Kapasitas dan Dimensi

Tim gabungan di Kotabaru menemukan beberapa mobil dump truk yang melebihi muatan mencapai hingga 10 ton lebih

Penulis: Herliansyah | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Petugas gabungan dipimpin Kadishub Kotabaru Khairian Anshari (kanan) saat memeriksa mobil angkutan melebihi tonase, Rabu (5/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Tim gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Kotabaru berjanji menindak tegas dengan memberikan penilangan sopir mobil angkutan yang melebihi muatan dan standar dimensi kendaraan.

Sikap tegas disampaikan, saat pelaksanaan operasi sosialiasi oleh tim gabungan dilaksanakan di depan kantor Dishub, didapati beberapa buah kendaraan yang melanggar ketentuan telah diatur.

Sesuai hasil pemeriksaan barang angkutan, ditemukan beberapa mobil dump truk yang melebihi muatan mencapai hingga 10 ton lebih. Padahal sesuai kelas jalan kabupaten standar maksimum muatan hanya 6 ton.

Operasi edukasi khusus terhadap mobil angkutan barang material, dipimpin langsung Kadishub Kotabaru Khairian Anshari, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Kecelakaan Tewaskan Ayah dan Anak, Kadishub Kotabaru Tempatkan Personel di Tanjakan Gunung Baharu

Baca juga: Tak Mampu Lewati Tanjakan Gunung Baharu, Dump Truk di Kotabaru Kalsel Terbalik Timpa Ayah dan Anak

Untuk diketahui operasi ini tindaklanjut sekaligus antisipasi pascakejadian mobil angkutan yang terbalik di tanjakan Baharu dan menewaskan dua orang pengendara roda dua berboncengan.

Kadishub Kotabaru Khairian Anshari membenarkan, operasi dilaksanakan bersama Satlantas tidaklanjut kejadian terjadi di tanjakan Baharu, jalan Raya Berangas, Km 01, Desa Batuan, Kecamatan Pulaulaut Sigam.

Menurut Khairian, kegiatan dikhususkan terhadap pengemudi mobil angkutan untuk mengambil sampel, sejauhmana ketaatan pengendara terkait muatan yang telah diatur dalam ketentuan.

Operasi sekaligus mensosialisasikan tonase maksimum mobil angkutan yang akan melintas di tanjakan Baharu. 

"Juga mensosialisasikan waktu truk bermuatan melintas di tanjakan Baharu," jelas Khairian.

Operasi ini sambung Khairian, sesuai tupoksi Dishub dibantu anggota Satlantas sebagai upaya mencegah terjadi kembali hal-hal tidak diinginkan.

"Hari ini baru sosialisasi. Belum ada yang sifatnya penindakan. Meski ada ditemukan angkutan melebihi tonase, secara dimensi juga memelebih. Kegiatan akan berlanjut dengan penindakan," tegasnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Kotabaru melalui Ps Kanit Kamsel Aipda Junaedy Laputu menambahkan, kegiatan bersama Dishub masih dalam sosialisasi.

Walau saat operasi ada ditemukan beberapa pengemudi mobil angkutan melebihi batas tonase yang sudah ditentukan.

"Tapi masih sosialisasi dan agar disampaikan juga kepada pengemudi lainnya," pesannya.

Setelah ini akan dilakukan operasi penindakan terkait pelanggaran rambu-rambu yang dipasang di kawasan jalan rawan kecelakaan tersebut. 

Baca juga: Tanjakan Maut di Desa Baharu Utara Kotabaru Sering Makan Korban, Warga Harapkan Pelebaran Jalan

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Diatur dalam Pasal 287 ayat (1) yang mengatur mengenai pelanggaran dan rambu-rambu lalu lintas.

Selain dilakukan pengecekan terkait tatacara pengangkutan dan pemuatan barang, diatur dalam Pasal 307 junto Pasal 169 ayat (1) yaitu dengan tidak memenuhi ketentuan tatacara pemuatan, daya angkut serta dimensi kendaraan. (Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved