Berita Tanahbu

Jalan Nasional di Desa gunung Nesar Tanbu Berpotensi Longsor, Begini Kondisinya

Jalan Nasional   Jalan Serongga Desa Gunung Besar Kecamatan Simpangempat Tanahbumbu Kalimantan Selatan, terancam ambruk

Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Jalan Nasional di Gunung Besar Simpangempat Tanbu terancam ambruk, Selasa (6/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN -  Jalan Nasional   Jalan Serongga Desa Gunung Besar Kecamatan Simpangempat Tanahbumbu Kalimantan Selatan, terancam ambruk. 

Saat ini, tiga gorong-gorong di bagian bawah di jalan setempat sudah jatuh ke saluran sungai tersebut.

Sementara bagian tanah dibawahnya, sudah longsor namun aspal bagian atasnya masih utuh. 

Potensi ambruknya jalan Nasional tersebut, cukup besar karena sudah menimbulkan lubang yang cukup besar di bagian bawahnya. 

Baca juga: Tentukan Desain Perbaikan Jalan Nasional, BPJN Lakukan Penyelidikan Longsor di Satui Tanahbumbu

Baca juga: Sopir Truk Nekat Terobos Area Longsor Satui, Petugas Satlantas Polres Tanbu Kalsel Beri Tilang

Pantauan dilapangan, Kamis (6/10/2022), lubang tersebut sudah sangat membahayakan yang sewaktu-waktu bisa longsor kapan saja. 

Sementara kendaraan kecil hingga besar terus melintasi jalan tersebut. Meski sudah dipasangi rambu water barier dan tali, tetap saja harus berhati-hati. 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu, Ahmad Marlan saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah turun ke lapangan melakukan pengecekan dan antisipasi dengan memasang rambu sebagai penanda. 

" Kondisinya sangat membahayakan, potensi longsor cukup tinggi karena gorong-gorongnya sudah ada yang jatuh," katanya. 

Saat ini, pihaknya juga akan mengkomunikasikan keadaan jalan uang sudah rentan ini. Sebab, bila tidak segera ditangani akan berpotensi longsor dan mengganggu arus lalu lintas. 

" Kita akan koordinasikan soal jalan tersebut. Karena keadaannya cukup membahayakan sekali, " katanya. 

Baca juga: Pasca Longsor di Satui, Bupati Tanbu Zairullah Akan Datangi DPR RI Agar Merivisi UU Pertambangan

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Tanbu, Subhansyah, saat dikonfirmasi mengatakan jalan tersebut merupakan kewenangan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional wilayah Kalimantan Selatan. 

" Sudah kami koordinasikan ke Balai Jalan Nasional, karena kewenangannya ada disana bukan kami, " katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat) 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved