Sport

Pengurus Sumpitan Kalsel Berharap Olahraga Sumpitan Bisa Berdiri Sendiri

Ketua Organisasi Sumpitan Kalsel, Mursyidi Ansari berharap olahraga sumpitan bisa menjadi lebih besar lagi dan bisa berdiri sendiri

Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Rifki Soelaiman
Festival Olahraga Tradisional Sumpitan Paman Birin Cup 2022 telah berakhir dilaksanakan hari ini, Minggu (9/10/2022), di Lapangan SKB Mulawarman Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Festival Olahraga Tradisional Sumpitan Paman Birin Cup 2022 telah berakhir dilaksanakan hari ini, Minggu (9/10/2022), di Lapangan SKB Mulawarman Banjarmasin.

Pada partai final tersebut, total peserta yang bertanding sumpitan ada sebanyak 20 orang. Dibagi menjadi 10 orang putra dan 10 orang putri. 

Ketua Organisasi Sumpitan Provinsi Kalimantan Selatan, Mursyidi Ansari mengharapkan agar olahraga sumpitan tersebut bisa menjadi lebih besar lagi dan bisa membuat persatuan yang berdiri sendiri. 

“Kita rencananya mengadakan pertemuan dengan provinsi-provinsi lain terkait pembentukan persatuan sumpitan ini,” jelasnya saat ditemui di lokasi.

Baca juga: Serunya Festival Sumpitan di Banjarmasin, Peserta Ini Naik Motor dari Kalimantan Barat

Baca juga: Jadi Olahraga yang Mulai Digemari di Kalsel, Begini Cara Pembuatan Sumpit Modern

Kemudian kata Mursyidi, olahraga sumpitan ini nantinya juga akan dikembangkan terlebih dahulu, khususnya di Kalimantan Selatan, sebelum diusulkan untuk pembentukan persatuannya sendiri.

“Nanti kita coba bangun lagi hubungan-hubungan dengan kawan-kawan dari Provinsi Kalimantan lainnya. Baru kemudian ke luar Pulau Kalimantan kita agendakan pertemuan untuk membicarakan hal tersebut,” jelasnya.

Menurut Mursyidi, syarat terbentuknya sebuah persatuan tersebut minimal harus ada 10 provinsi yang mempunyai organisasinya. 

“Maksudnya begini, di Kalimantan sendiri kan sudah ada organisasi sumpitan ini di tiap provinsinya. Jadi kita sudah punya lima provinsi. Nah targetnya kita mau cari lagi lima provinsi tambahan supaya persatuan sumpitan bisa dibentuk,” kata Mursyidi. 

Selain itu Mursyidi menambahkan, organisasi sumpitan saat ini masih dibawah naungan Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina).

Senada, Sekretaris organisasi sumpitan Kalsel, Bakti mengatakan olahraga sumpitan ini sudah dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (Pornas), hanya saja masih dibawah naungan Portina. 

“Yang jelas untuk Kalsel sendiri sudah berkembang. Pengcab nya sudah ada tiga, Banjarmasin, Balangan, dan Batola,” ujarnya.

Dari pengcab tersebut nantinya menurut Bakti juga akan dikembangkan lagi. Bahkan, ia berharap agar semua kabupaten dan kota di Kalsel bisa membentuk pengurus cabang untuk organisasi sumpitan tersebut. 

“Sehingga pengembangan komunikasi kami.  bisa terjalin. Terus program-program yang sudah direncanakan bisa kami agendakan,” jelasnya. 

Baca juga: Sumpit, Senjata Tradisional Jadi Olahraga yang Digemari Warga Kalsel

Dengan adanya kegiatan aktif dari organisasi sumpit Kalsel nanti, pihaknya akan lebih mudah meminta arahan kepada pihak-pihak terkait seperti ke Kormi, Portina, dan Dispora Kalsel. 

“Kemudian setelah di Kalsel sudah bagus, baru kita menjalin komunikasi internal dengan kawan-kawan dari Kalimantan lain. Hal ini tujuannya agar kami nantinya bisa menjadi pengurus besar. Bahwa olahraga sumpitan ini lahirnya dari Borneo,” tandasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Rifki Soelaiman)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved