Religi

Hidayah Allah Hilang Sebab Fasik, Ustadz Abdul Somad Ingatkan Hal Ini bagi Kaum Muslim

Pendakwah Ustadz Abdul Somad menjelaskan tanda-tanda orang atau kaum muslimin yang kehilangan hidayah Allah SWT.

Tayang:
Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
Capture youtube New Preman Masjid
Ustadz Abdul Somad terangkan penyebab hilangnya hidaya Allah SWT. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pendakwah Ustadz Abdul Somad menjelaskan tanda-tanda orang atau kaum muslimin yang kehilangan hidayah Allah SWT.

Diterangkan Ustadz Abdul Somad orang-orang yang tidak mendapat hidayah itu disebut orang yang disesatkan sebagaimana dijelaskan dalam Alquran.

Begitu pula sebaliknya, Ustadz Abdul Somad mengatakan ada pula orang-orang yang mendapat hidayah dari Allah SWT.

Orang-orang yang disesatkan Allah adalah orang yang mengetahui sedang berbuat maksiat atau perbuatan buruk lainnya dan mengetahui Allah sedang melihat perbuatannya namun melawan dengan tetap melakukan hal itu.

Orang-orang yang demikian disebut fasik dan Allah tidak akan memberikan hidayah kepada orang-orang yang masuk golongan fasik.

Baca juga: Amalan Enteng Dapat Jodoh dan Pekerjaan, Buya Yahya Ingatkan Pentingnya Menjaga Hati

Baca juga: Khasiat Air Kelapa Normalkan Hipertensi, dr Zaidul Akbar Bagikan Dosis Konsumsinya

Ustadz Abdul Somad menjelaskan banyak orang yang disesatkan Allah, dan banyak pula yang diberi hidayah Allah.

"Contoh orang-orang yang disesatkan, misalnya ada sekelompok remaja atau pemuda yang begadang dan mabuk-mabukkan hingga pagi, bedanya dengan kesesatan zaman dulu orang yang sesat zaman sekarang pakai dalil," jelas Ustadz Abdul Somad dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube TAMAN SURGA. NET.

Ia menambahkan, secara gamblang Alquran menyebut orang yang disesatkan bukan sembarang orang. Kaum-kaum yang disesatkan adalah orang-orang fasik.

Orang fasik adalah orang yang tidak mau mengikuti kebenaran, bukan serta merta disesatkan begitu saja.

"Seseorang disesatkan karena tidak mau tahu dengan kebenaran, jadi dia disesatkan sebagai hukuman karena tak mau tahu menerima kebenaran," urai UAS.

Salah satunya perintah shalat berjamaah di mesjid, hindari begadang agar dapat bangun subuh melaksanakan shalat subuh.

Maka disesatkan Allah bangun tidur kesiangan, itu baru hukuman di dunia belum di akhirat.

Orang yang menyimpang dari hidayah Allah karena hatinya, maka diikuti anggota tubuh kaki, tangan, mata, telinga yang dibelokkan hati.

"Itulah mengapa hati kita harus selalu dijaga dengan dzikir, termasuk shalat subuh untuk mengingat Allah," ucapnya.

Baca juga: Cara Tingkatkan Kecerdasan dengan Alquran, Ustadz Adi Hidayat Terangkan Kiat Belajar Ilmuwan Muslim

Allah memalingkan hati mereka, tak mau ikuti majelis ilmu atau pengajian.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved