Berita HSU

Warga Pulantani Kabupaten Hulu Sungai Utara Dapat Perahu dari Dinas Sosial HSU

Empat warga Desa Pulantani Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dapat perahu dari Dinas Sosial HSU untuk bertani, cari ikan, cari purun untuk kerajinan.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
KEPALA DESA PULANTANI IBNU ATHAILLAH UNTUK BPOST
Salah satu dari empat warga yang mendapat perahu dari Dinas Soisial, yakni di Desa Pulantan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Desa Pulantan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), sebagian besar merupakan rawa-rawa.

Warga Kabupaten HSU, sebagian besar adalah para petani dan juga pencari ikan, serta perajin.

Saat kemarau, rawa-rawa di wilayah Desa Pulantani dimafaatkan warga menjadi lahan pertanian. Sedangkan pada saat penghujan, dimanfaatkan untuk tempat mencari ikan.

Kepala Desa Pulantani, Ibnu Athaillah, Sabtu (13/11/2022), mengatakan , saat ini sudah mulai memasuki musim hujan.

Baca juga: NEWS UPDATE Pelaku Penganiayaan Menjalani HUT di Sel Polsekta Banjarmasin Barat

Baca juga: Diduga Penjambretan di Jalan Pekapuran Raya Banjarmasin, Warga Sebut Pelaku Bersenjata Tajam

Baca juga: Penyerang Pemuda di Depan Depo Gemilang Teluk Dalam Dibekuk Buser Polsek Banjarmasin Tengah

Daerah rawa-rawa juga mulai terendam. Sebagian pertanian di rawat tersebut sudah memasuki masa panen. Meskipun cukup banyak juga yang tidak bisa dilakukan tanam padi karena air rawanya tidak mengering.

Saat penghujan, sebagian besar warga banyak yang mencari ikan dan hasilnya di jual ke pasar.

Untuk membantu warga, Dinas Sosial Kabupaten HSU memberikan bantuan kepada warga Desa Pulantani, yaitu empat perahu kayu atau jukung.  

"Bantuan diberikan kepada empat warga yang merupakan pencari ikan dan memerlukan perahu. Diharapkan, dengan bantuan ini dapat meningkatkan pendapatan warga," ujar Ibnu Athaillah.

Baca juga: Diduga Korban Tabrak Lari, Warga Desa Abumbun Jaya Kabupaten Banjar Tewas di Jalan Gubernur Syarkawi

Baca juga: Pria Pejalan Kaki Ditemukan Tewas di Jalan Anjir Batola, Diduga Tertabrak Pick Up

Lahan rawa-rawa di Desa Pulantani memang tergolong dalam, sehingga banyak ikan jenis air tawar,  papuyu dan gabus,  yang harganya cukup mahal di pasaran.

Lahan rawa-rawa juga banyak ditanami warga, yaitu jenis tanaman purun. Ini menjadi bahan baku pembuatan kerajinan.

Ditambahkan Ibnu Athaillah, bantuan perahu dari Dinas Sosial Kabupaten HSU juga bisa digunakan oleh warga untuk mengangkut hasil tanaman purun. Karena, tanaman air tersebut tumbuh subur di rawa-rawa.

Desa Pulantani juga menjadi salah satu desa yang menghasilkan tanaman purun cukup banyak. Dijual ke beberapa desa tetangga, sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan.

Baca juga: Angkut Ribuan Botol Miras dari Banjarmasin, Dua Pria Dicegat Petugas Polres Tanbu di Jalan

Baca juga: Eksepsi Ditolak Hakim, Mantan Kades Tamiyang Tabalong Lanjut Jalani Sidang Korupsi Dana Desa

Baca juga: Banjir Landa Permukiman Warga Mabuun Kabupaten Tabalong Kalsel

"Diharapkan, perahu yang diberikan kepada warga, bisa terus dilaksanakan pemerintah daerah. Karena, masih banyak warga yang memerlukan perahu tersebut," pungkasnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved