BPost Cetak
Piala Dunia 2022, WNI Ini Rela Jadi Relawan Meski Tak Dibayar
Dari ribuan relawan Piala Dunia 2022 Qatar, juga ada yang berasal dari Indonesia. Dia adalah Hery Kartono
BANJARMASINPOST.CO.ID - Dari ribuan relawan Piala Dunia 2022 Qatar, juga ada yang berasal dari Indonesia.
Dia adalah Hery Kartono. Jurnalis Tribunnews, Eko Priyono, berkesempatan menemui dan mewawancarai Hery, Jumat (2/12).
Hery ternyata tinggal di Qatar selama 14 tahun. Dia dan istri mendaftar menjadi relawan dua tahun lalu.
“Pengumuman volunteer dibuka sejak dua tahun lalu. Jadi kami mendaftar di situs resminya langsung,” kata Hery.
Hery mendaftar bukan tanpa alasan. Dia pernah menjadi volunteer FIFA Arab Cup pada November 2021.
Sempat ada perasaan pesimistis di diri Hery, lantaran yang melamar ratusan ribu orang dari seluruh dunia.
“Saya rada takut enggak terpilih. Soalnya di Piala Dunia ini diperlukan 20 ribu volunteer, sedangkan yang mendaftar 300 ribu orang dari itu lokal dan internasional,” ungkapnya.
Ternyata Hery dan istri diterima. Mereka pun turut sibuk mempersiapkan perhelatan empat tahunan tersebut.
Hery bertugas sebagai ketua tim akreditasi untuk Stadion Al Thaumama. Tugasnya adalah memberikan kartu identitas kepada setiap orang yang membutuhkan akses untuk masuk ke stadion seperti anggota tim nasional, tamu VVIP, kontraktor dan juga volunteer.
Hery mengaku dia dan istri tidak dibayar selama menjadi relawan. Meskipun begitu, Hery mengaku senang karena mendapat sepatu dan baju training gratis bermerek.
Dia dan istri rela menjadi relawan Piala Dunia tanpa dibayar karena ingin berkontribusi untuk Qatar selaku tuan rumah. Apalagi dia mencari makan dan hidup di negeri ini.
Selain itu, dia menilai momen ini sangat berharga dan sulit terulang lagi di Qatar.
“Saya ingin berkontribusi untuk Qatar, sekecil apapun yang saya lakukan dan saat ini ya untuk Piala Dunia. Saya ingin berkontribusi untuk Qatar yang telah memberi saya hidup,” kata Hery. (isnaini nurdianti)