Penembakan di Rumah Kadiv Propam

Daftar Saksi Sidang Terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Hendra Kurniawan Salah Satunya

Sidang terhadap terdakwa Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa 6 Desember 2022. Hendra Kurniawan menjadi saksi.

Editor: M.Risman Noor
tribunnews.com
Brigjen Hendra Kurniawan mengenakan rompi tahanan nomor 42 didampingi Jaksa Penuntut Umum. Hendra Kurniawan menjadi saksi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di PN Jakarta Selatan, Selasa 6 Desember 2022. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sidang terhadap terdakwa Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa 6 Desember 2022. Hendra Kurniawan menjadi saksi.

Menariknya Hendra Kurniawan merupakan salah satu bawahan Ferdy Sambo saat menjabat sebagai Kadiv Propam Mabes Polri.

Saat itu Brigjen Hendra Kurniawan menjabat sebagai Karo Paminal Propam Polri.

Hendra Kurniawan merupakan salah satu saksi bakal dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang kasus pembunuhan Brigadir J terhadap terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi digelar hari ini Selasa 6 Desember 2022.

Baca juga: Kuat Maruf Akui Disuruh Ferdy Sambo Berbohong, Mantan Kadiv Propam : Bilang Saja Lagi di Balkon

Baca juga: Prakiraan Cuaca Banjarmasin 6 Desember 2022, Dilanda Hujan Layaknya Banten dan Jawa Barat

Jaksa Penuntut Umum (JPU) bakal menghadirkan 10 orang saksi dalam persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Selasa (6/12/2022).

Penasihat hukum kedua terdakwa, Arman Hanis mengungkapkan bahwa di antara saksi yang dihadirkan JPU, ada lima terdakwa kasus obstruction of justice atau perintangan proses penyidikan terkait pengusutan perkara pembunuhan Brigadir J yang akan memberikan keterangan.

Mereka adalah mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal), Hendra Kurniawan; Kaden A Biro paminal Agus Nur Patria; Korspri Kadiv Propam Polri Chuck Putranto; Wakaden B Biro Paminal Propam Polri Arif Rahman Arifin; dan PS Kasubag Riksa Baggak Etika Biro Watprof Baiquni Wibowo.

"Iya, informasinya itu," kata Arman kepada Kompas.com, Senin (6/12/2022) malam.

Selain para terdakwa kasus obstruction of justice, Jaksa juga akan menghadirkan Kepala Bagian Penegakan Hukum (Kabag Gakkum) Provos Div Propam Susanto Haris dan Pemeriksa Forensik Muda Sub Bidang Komputer Forensik Polri Panji Zulfikar Sidik.

Baca juga: Lowongan Formasi PPPK Dokter Spesialis di Kalsel Sepi Pelamar,  BKD Ungkap Ini Penyebabnya

Kemudian, anggota Sub Bidang Senjata Api Balistik Metalurgi Forensik (Subbid Senpi Balmetfor) pada Pusat Laboraturium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri Sopan Utomo dan Kepala Urusan Logistik Pelayanan Masyarakat Polri Linggom Parasian siahaan.

Saksi lainnya yang dihadirkan JPU adalah driver atau sopir dari Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan, Ridwan Soplanit, Audi Pratowo.

Dalam kasus ini, Sambo dan Putri didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J bersama dengan Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Dalam dakwaan jaksa, Richard Eliezer menembak Brigadir J atas perintah mantan Kepala Divisi (Kadiv) Propam, Ferdy Sambo.

Baca juga: Tiga Pelaku Peredaran Sabu di Kabupaten Tabalong Dibekuk Polisi, Barang Bukti di Kardus Sampah

Kesaksian Kuat Ma'ruf di persidangan terdakwa Bharada E mengungkapkan kalau dirinya disuruh berbohong oleh Ferdy Sambo.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved