Berita Religi

Cara Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT, Ustadz Abdul Somad : Iman dan Sabar

Setiap muslim tentu menginginkan agar dapat selalu dekat dengan penciptanya, Ustadz Abdul Somad berikan kiat agar dapat dekat dengan Allah SWT.

Penulis: Mariana | Editor: Achmad Maudhody
Youtube Pedoman Hidup Islami
Ustadz Abdul Somad memparkan kiat-kiat agar seorang muslim bisa selalu dekat dengan penciptanya, Allah SWT. 

"Yakinkan dirimu ciptaan Allah, hidupmu diatur Allah, rezekimu diberikan Allah, ALlah tidak luput memandangmu, Allah dekat denganmu, Allah selalu memgawasimu, garis hidupmu sudah dituliskan Allah 50.000 tahun sebelum Allah ciptakan langit dan bumi," terang Ustadz Abdul Somad.

Setelah tertanam iman dan menjadi kuat yang disebut sabar, dilanjutkan dengan menunaikan shalat, maka akan dibersamai Allah SWT.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan, amal shaleh yang disukai Allah SWT adalah shalat di awal waktu.

"Dalam suatu kondisi umat muslim terkadang menunda-nunda shalat hingga ke ujung waktu, maka sesungguhnya orang yang menunda shalat itu bukan saja sekadar melalaikan suatu perbuatan yang agung dan mulia, tapi juga sudah termasuk dalam golongan orang-orang yang celaka," tutur Ustadz Abdul Somad.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Maun ayat 4 dan 5

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ

ٱلَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

fa wailul lil-muṣallīn

Artinya: Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.

Perbuatan mulia adalah menunggu shalat, ada yang membaca Quran, bertasbih. Yang membaca dan mendengarkan Alquran mendapat pahala.

Amal kedua yang disukai Allah SWT adalah berbuat baik atau berbakti kepada Orangtua.

"Karena itu ridho Allah ada pada ridho orangtua, murka Allah juga ada pada murka Orangtua," paparnya.

Semasa orangtua masih hidup hendaknya terus berbakti dan mengasihi orangtua, jika mampu berikan segala kebutuhannya.

Jangan sampai azab menghampiri sebelum akhir hayat, jenis azab minum minuman keras bisa jadi dilakukan di akhirat, azab riba mungkin terjadi di akhirat, tapi ada azab di dunia dan akhirat pasti dapat yakni dosa durhaka pada orangtua.

Itulah kerasnya azab karena menyia-nyiakan orangtua dan durhaka kepada orangtua termasuk dosa besar.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved