Berita Tanahlaut

Air Leding di Kurau Tanahlaut Hanya Mengalir Setengah Hari

Pelanggan baru PDAM Tala di wilayah Kecamatan Bumimakmur sejak beberapa bulan lalu mulai bermunculan.

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
INILAH permukiman di Kurau Utara Kecamatan Bumimakmur. Layanan air bersih di wilayah ini belum bisa maksimal karena serapan masih rendah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penguatan jaringan perpipaan PDAM Tanahlaut (Tala) di wilayah Kecamatan Bumimakmur, Kabupaten Tala, Kalimantan Selatan (Kalsel), telah tuntas pada 2022 lalu.

Diameter jaringan perpipaan tersebut berukuran besar.

Catatan banjarmasinpost.co.id, Rabu (18/1/2023), jaringan pipanisasi di wilayah setempat termasuk di Kecamatan Kurau terkoneksi dengan jaringan PDAM Banjarbakula (Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Baritokuala, Tala).

Pelanggan baru di wilayah Kecamatan Bumimakmur pun sejak beberapa bulan lalu juga mulai bermunculan.

Baca juga: Warga Kurau Utara Mulai Gotong-royong Bongkar Pondasi untuk Jalan Umum, Ada Donasi Sebesar Ini

Baca juga: Sengketa Lahan Warga Kurau Utara Tala Tuntas, Kedua Pihak Hibahkan Sebagian Tanah

Namun sebagian dari mereka kurang puas karena distribusi air bersih masih terbatas atau belum mengalir selama 24 jam.

"Ngalirnya cuma pagi hingga tengah hari saja. Harapannya agar bisa dimaksimalkan supaya bisa ngalir terus," ucap sejumlah warga Desa Kurau Utara, Kecamatan Bumimakmur.

Apalagi, biasanya saat malam ada kegiatan seperti pengajian dan lainnya.

Bagi yang tak memiliki tandon penampung air, kondisi tersebut cukup merepotkan karena harus mencari tempat penampungan.

Baca juga: Siang Ini Aktivis PMII Tala Bersama Warga Penolak Tambang Kembali Sambangi DPRD Kalsel

"Harapannya kalau bisa dimaksimalkan supaya bisa mengalir terus selama 24 jam," harap Burhanudin, warga RT 8 Kurau Utara.

Ia mengaku telah menjadi pelanggan PDAM Tala sejak sekitar tiga bulan lalu seiring telah rampungnya pemasangan pipa besar leding di wilayah Kurau dan Bumimakmur.

Sebagai warga biasa, dirinya cukup merasakan manfaat penguatan kapasitas jaringan perpipaan air bersih tersebut.

Pasalnya sumber air bersih di Kurau dan Bumimakmur cukup sulit didapatkan karena air sumur kurang bagus.

Umumnya warga di dua wilayah bertetangga tersebut membeli air bersih dari pedagang keliling, untuk keperluan air minum dan memasak.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved