Pemilu 2024
Hasil Coklit Kotabaru 99,89 Persen, Komisioner KPU Optimis Rampung Sesuai Target
Ketua KPU Zainal Abidin, hasil Coklit Pantarlih dua hari yang lalu KPU Kotabaru paling tinggi yaitu diangka 99,89 persen atau sekitar di bawah 1.000
Penulis: Herliansyah | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Komisioner KPU Kotabaru optimistis pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) akan rampung saat jadwal coklit berakhir besok.
Menurut Ketua KPU Zainal Abidin, hasil Coklit Pantarlih dua hari yang lalu KPU Kotabaru paling tinggi yaitu diangka 99,89 persen atau sekitar di bawah 1.000.
Proses menyingkronkan antara data yang diturunkan dengan hasil coklit. Data manual, kata Zainal sudah klir dan selesai. Hanya proses untuk menyusun DPS (Daftar Pemilih Sementara) masih terkendala.
Karena data proses coklit akan dibuktikan dengan pelaksanaan turun ke lapangan. Melalui dua metode yakni, pertama metode dengan elektronik coklit dan metode manual.
"Kalau yang manual sudah klir semua," jelas Zainal.
Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin Masih Kebut Proses Coklit hingga Selasa
Baca juga: Jelang Pemilu 2024, KPU Kalsel Sebut Perkotaan Paling Sulit untuk Proses Coklit Data Pemilih
Sementara data diturunkan Pantarlih yang jumlah pemilihnya 239.681 berbentuk data yang ada di Web yang di coklit. Sementara ada juga data yang masih fakta manual yang tidak ada di data elektronik coklit.
"Yang faktanya, orangnya ada tapi tidak masuk dalam daftar. Itu yang perlahan-lahan dimasukan sebagai pemilih baru," ucapnya.
"Kalau proses elektronik coklit sebentar saja sebenarnya. Mudah-mudahan sesuai rencana besok selesai," sambung Zainal.
Karena akan dilanjutkan kesiapan penyusunan DPS yang juga menjadi tugas Pantarlih. "Sebenarnya tugas PPS, tapi dibantu oleh Pantarlih. Tugas Pantarlih mencoklit manual dan elektronik coklit, juga membantu PPS menyusun DPS," ucap Zainal.
Menyinggung soal kendala, tambah Zainal, sebelum pencoklitan juga meminda data dukung dengan Disdukcapil terkait progres pembuatan atau perekaman elektronik KTP.
"Basis coklit, data KTP dan KK. Dokumen dipegang pemilih berupa KK atau KTP," jelasnya.
Sementara proses pembuatan KK dan KTP ada di Disdukcapil. Data yang diterima dari Disdukcapil 100 persen penduduk Kotabaru sudah dilakukan perekaman.
"Artinya ada orang warga Kotabaru, tapi belum memiliki identiras kependudukan Kotabaru. Itulah akhirnya ada kendala di lapangan karena belum melakukan perekaman. Punya hak pilih tapi tidak punya dokumentasi kependudukan," imbuhnya.
Sementara didata KPU, untuk proses coklit ada laporan bahwa ada penduduk belum melakukan perekaman elektronik KTP.
"Itu dilaporkan juga. Jadi pertanyaan-pertanyaan dilakukan Pantarlih, bahkan ada ditemukan belum melakukan perekaman, tidak punya KK. Ada juga KK yang dahulu ditunjukan. Itu jadi masalah," beber Zainal.
Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Coklit pada Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Sempat Ada Kekeliruan Data
Baca juga: Pelaksanaan Coklit Kelapangan Selesai Hari Ini, Ini yang Dilakukan oleh KPU Banjarmasin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Petugas-Pantarlih-melakukan-coklit-di-rusunawa.jpg)