Tajuk
Semangat Muharam
Selamat datang Muharam 1445 Hijriyah. Mari teguhkan akhlak mulia yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah dalam kehidupan sehari-hari
BANJARMASINPOST.CO.ID - Selamat datang Muharam 1445 Hijriyah. Mari teguhkan akhlak mulia yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah dalam kehidupan sehari-hari. Pupuk semangat Muharam untuk menumbuhkan mental lebih baik.
Meski momen penting Tahun baru Islam 1 Muharam 1445 Hijriyah ini sudah berlangsung pada Kamis 19 Juli lalu, semangat untuk menjadikan Tahun baru Islam ke arah yang lebih baik harus terus dipupuk.
Banyak perkara yang harus diperbaiki. Banyak hal buruk yang harus dibasmi. Seakan kita tidak akan pernah berhenti memupuk dosa dalam diri pribadi. Tapi, tidak ada satu dosa pun yang tidak diampuni sang maha kuasa, Allah Subhannahu Wa Ta’ala.
Di tahun baru, khususnya umat Islam sangat dianjurkan untuk muhasabah atau berinstrospeksi diri agar menjadi insan yang lebih baik hingga mendekati kesempurnaan.
Muharam merupakan bulan pertama dalam kalender Islam. Bulan ini merupakan bulan yang memiliki banyak kemuliaan. Bahkan, dalam satu riwayat Muharam disebut sebagai bulannya Allah.
Mengutip dari Syekh Jalalauddin As-Suyuthi, kelebihan Muharam terletak pada namanya yang Islami dibandingkan nama bulan hijriah lainnya. Nama bulan hijriyah selain Muharam merupakan nama bulan yang dipakai pada masa jahiliah.
Sementara, Muharam pada era masyarakat jahiliah dinamai Shafar Awwal, sedangkan bulan setelah Muharam disebut bulan Shafar Tsani. Saat Islam datang, Allah menyebut Shafar Awwal dengan Muharam yang dinisbahkan dengan asma-Nya.
Hijrah sendiri diartikan sebagai perjuangan meninggalkan hal-hal buruk ke arah yang lebih baik dan peristiwa hijrah sebagai pembelajaran nilai kebaikan untuk diri sendiri.
Terpenting, bagaimana setiap insan mampu dan berani meninggalkan sesuatu yang buruk, merugikan diri sendiri dan beralih pada sesuatu yang lebih baik.
Hijrah tidak hanya berkaitan dengan peristiwa historis tertentu, tetapi juga semangat memperbaiki diri. Hijrah di masa kini tentu mengubah perilaku buruk untuk menjadikan jiwa mawas diri, bertoleransi antarsesama dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Tanpa pandang bulu, tanpa pandang etnis, agama serta suku bahkan golongan.
Menuju Pemilu 2024, tidak salah Muharam 1445 Hijriyah kita jadikan sebagai langkah awal dan utama menuju hati bersih, condong pada ahlak mulia, santun dan bersahaja. Menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama. Petik semangat Muharam dengan menjaga persatuan dan kesatuan umat demi Banua dan Indonesia tercinta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Tajuk-Mudik-Bijak.jpg)