Tajuk

Suksesnya Momen 5 Januari

Minggu sore 5 Januari 2026, sebanyak 7.630 suporter memenuhi tribun Stadion 17 Mei Banjarmasin. mereka nonton Barito Putera

Editor: Irfani Rahman
Banjarmasin Post/Aya Sugianto
BEREBUT BOLA- Laga Barito Putera dan Persiku Kudus di Stadion 17 Mei Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID- SAAT yang dinanti para penggemar sepak bola di Kalimantan Selatan akhirnya tiba. Minggu sore 5 Januari 2026, sebanyak 7.630 suporter memenuhi tribun Stadion 17 Mei Banjarmasin.

Mereka begitu bergairah, bersemangat, berikan dukungan kepada pemain Barito Putera yang menghadapi Persiku Kudus pada lanjutan kompetisi Liga 2 Championship 2025-2026.

Suasana yang terakhir kali terlihat pada Juli 2019 atau lebih kurang enam tahun lalu. Kala itu Laskar Antasari melakoni pertempuran terakhir di lapangan hijau menghadapi Kalteng Putra FC. Sayangnya Derbi Borneo itu dimenangi tim tamu dengan skor 1-2.

Selepas itu, Barito Putera pindah homebase ke Stadion Demang Lehman, Martapura, Kabupaten Banjar. Bahkan, ketika SDL direnovasi, Rizky Pora dkk berpindah markas ke Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kini, suka duka sebagai tim musafir telah berlalu. Kembalinya skuat yang identik dengan jersey warna kuning itu ditandai dengan kemenangan 1-0. Hasil yang makin memantapkan Barito Putera di puncak klasemen sementara Grup 2/Grup Timur dengan poin 34 dari 14 laga.

Pendukung tambah girang, karena pada pertandingan Senin malam, PSS Sleman yang selama ini terus menguntit di posisi kedua, menelan kekalahan 1-2 di kandang Kendal Tornado FC. Alhasil, kedua tim kini berjarak 4 angka.

Awal manis kembalinya Barito Putera ke Stadion 17 Mei Banjarmasin makin terasa legit karena penonton bisa benar-benar menikmati pertandingan. Mereka tak lagi terhalang pagar kawat yang sebelumnya sangat tinggi.

Mereka juga enjoy menyaksikan keseruan di arena bersama istri, anak atau pasangan. Tak kalah mengesankan, tak ada lagi aksi lempar botol ke kubu pemain lawan atau pun menyalakan flare untuk rayakan gol atau kemenangan.

Ini bisa jadi permulaan yang bagus untuk menerapkan stadion ramah anak dan kaum hawa, kalau belum bisa menyediakan tribun khusus seperti di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Semoga hal itu bisa terus berlanjut saat Barito Putera melakoni partai-partai home berikutnya. Terdekat menjamu Persipura Jayapura pada Sabtu sore, 17 Januari 2026.

Waktu tanding di akhir pekan dan lawan penghuni papan atas serta kalahkan Barito Putera di pertemuan pertama, jadi faktor yang membuat pertandingan pekan ke-16 itu berpotensi mendatangan suporter lebih banyak.

Apalagi tim Mutiara Hitam kini ditangani Rahmad Darmawan yang berjasa hindarkan Barito Putera dari degradasi saat di Liga 1.

Terlepas dari itu, mengingat Stadion 17 Mei Banjarmasin kini sudah lolos verifikasi dan layak jadi tempat laga Liga 2, maka kepada Pemprov Kalsel selaku pemilik, sebaiknya perlu tim khusus untuk menjaga dan memelihara.

Sangat sayang duit miliaran Rupiah dan waktu hingga 6 tahun untuk merenovasi tapi kemudian tak terawat.

Perlu juga pembatasan pemakaian. Jangan seperti era sebelumnya yang cenderung bisa dan bebas dipakai untuk event dan organisasi apa saja.

Kalau kejuaraan provinsi boleh lah. Tapi kalau hanya sekelas tarkam, apalagi fun game, baiknya diarahkan stadion lain. Karena itu, memang harus ada dana khusus perawatan stadion. Hal ini akan bantu jaga marwah dan long lasting stadion kebanggaan Urang Banua itu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved