Berita Tabalong

Pembongkaran Divider Jalan PHM Noor Tabalong Berlanjut, Disiapkan Total Anggaran Rp38 Miliar

kegiatan pembongkaran divider di Jalan PHM Noor,  Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong mulai berlangsung, total Rp38 miliar anggaran disiapkan

Tayang:
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Irfani Rahman
Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Papan peringatan adanya pengerjaan galian terpasang di Jalan PHM Noor saat kegiatan pembongkaran divider jalan sepanjang Jalan PHM Noor, Murung Pudak, Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Satu unit alat berat dan beberapa orang pekerja disibukkan dengan kegiatan pembongkaran divider di Jalan PHM NoorKecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong,  Sabtu (12/8/2023).

Pelaksanaan pembongkaran ini sebelumnya sudah dilakukan pada awal tahun lalu. Kemudian berlanjut sejak beberapa waktu kemarin. 

Pembongkaran batas jalur lambat dan jalur lambat di kawasan jalan PHM Noor tersebut merupakan program lanjutan dari tahun sebelumnya. Hal itulah yang disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Tabalong, Wibawa Agung Subrata. 

Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 38 M untuk total keseluruhan kegiatan pembongkaran yang dilakukan secara bertahap. Di tambah pula perbaikan bekas pembongkaran dan pemeliharaan ke depannya. Disusul dengan pembangunan trotoar. 

"Penanganan pembongkaran divider ini adalah lanjutan tahun sebelumnya dan masih ada anggaran tersisa yang akan digunakan untuk penuntasan pembongkaran," kata Agung.

Baca juga: Sebanyak 30 Orang Calon Anggota Paskibra Tabalong Siap Bertugas pada Upacara Hari Kemerdekaan RI

Baca juga: Grebek Rumah Pria di Sungai Danau Tanahbumbu, Petugas Temukan Sabu dan Ineks

Tujuannya yakni untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas, terlebih keberadaan divider pun kata Agung sudah tidak efektif mengingat fungsi awal sebagai pembatas jalur lambat dan cepat yang sekarang sudah jarang digunakan pengendara. 

Selain itu, setelah pembongkaran rampung, akan dipasang trotoar untuk memperindah kawasan pinggir jalan sekaligus mempertegas batasan antara pengguna kendaraan dan pejalan kaki. 

Tidak Agung pungkiri pula, dalam penanganan dibutuhkan ketelitian, karena ada banyak pipa dan kabel yang bisa saja terkena dampak dari kegiatan tersebut. Di antaranya ada jaringan PDAM,  kabel Telkom dan pipa Pertamina,  serta ada beberapa unit rumah yang kanopinya hampir mengenai badan jalan. 

Tentunya, demi kelancaran pembongkaran, sosialisasi pun dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Tabalong dengan beberapa pihak terkait. 

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved