BBM 2023

Alasan Kuat Pertamina Hapus Pertalite pada 2024 Mendatang, Diganti dengan Pertamax Green 92

Dirut PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyampaikan, BBM RON 90 atau Pertalite akan dihapus pada tahun 2024.

Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID/MIA MAULIDYA
Ilustrasi: Pengisian BBM ke motor konsumen di SPBU Jalan S Parman, Kelurahan Antasan Besar, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (1/6/2023). 

BANJARMASINPOST.CO.ID- Alasan PT Pertamina menghapus BBM RON 90 atau Pertalite akan dihapus pada tahun 2024 terungkap.

Alasan Pertalite dihapus karena ini merupakan tindak lanjut dari Program Langit Biru yang dimulai Pertamina sejak dua tahun lalu.

Dirut PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyampaikan, BBM RON 90 atau Pertalite akan dihapus pada tahun 2024.

Sebelumnya, Pertalite secara perlahan menggantikan posisi BBM RON 88 (Premium).

Baca juga: Kejutan dari Airlangga Hartarto Begitu Prabowo Subianto Tiba di Markas Golkar, Jadi Cawapres

Baca juga: Sosok Panglima Jilah yang Mendukung Proyek Ibu Kota Nusantara, Sering Disebut Pasukan Merah

Kini, Pertalite akan diganti dengan Pertamax Green 92.

"Karena aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehuranan, oktan yang boleh dijual di Indonesia minimum oktan 91," kata Nicke Widyawati dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2023).

"Bos Besar" Pertamina itu menjelaskan, dengan menaikkan kadar oktan Pertalite pada tahun depan maka Pertamina dapat memenuhi persyaratan dari aspek lingkungan serta turut menekan emisi karbon.

Selain itu, langkah ini diyakini dapat menekan impor gasoline.

Nicke Widyawati menyebut, produk Pertamax Green 92 merupakan BBM Pertalite yang dicampur dengan 7 persen etanol (E7).

Dengan kondisi ini, pada tahun depan Pertamina hanya akan menjual tiga produk BBM gasoline yakni Pertamax Green 92, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo.

Lalu, berapa harga Pertamax Green 92?

Baca juga: Satu Momen Nama Mario Dandy Beli Mobil Mewah Pakai Uang Korupsi, Rafael Alun Ditahan Sejak 3 April

Pertamina belum mengumumkannya.

Untuk saat ini, berikut harga lengkap BBM Pertamina di Indonesia.

Berikut adalah daftar harga BBM Pertamina terkini selengkapnya sebagaimana dikutip mypertamina.id:

1. Provinsi Aceh
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.500
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.400
- Harga Dexlite: Rp 13.950
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

2. Free Trade Zone (FTZ) Sabang
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp -
- Harga Pertamax Turbo: -
- Harga Dexlite: Rp 12.600
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): -

3. Provinsi Sumatera Utara
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

4. Provinsi Sumatera Barat
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

5. Provinsi Riau
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 13.100
- Harga Pertamax Turbo: Rp 15.100
- Harga Dexlite: Rp 14.550
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.950

6. Provinsi Kepulauan Riau
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 13.100
- Harga Pertamax Turbo: Rp 15.100
- Harga Dexlite: Rp 14.550
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.950

7. Free Trade Zone (FTZ Batam)
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 11.900
- Harga Pertamax Turbo: Rp 13.700
- Harga Dexlite: Rp 13.200
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 13.600

8. Provinsi Jambi
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

9. Provinsi Bengkulu
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 13.100
- Harga Pertamax Turbo: Rp 15.100
- Harga Dexlite: Rp 14.550
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.950

10. Provinsi Sumatera Selatan
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

11. Provinsi Bangka-Belitung
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

12. Provinsi Lampung
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

13. Provinsi DKI Jakarta
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.400
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.400
- Harga Dexlite: Rp 13.950
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

14. Provinsi Banten
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.400
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.400
- Harga Dexlite: Rp 13.950
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

15. Provinsi Jawa Barat
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.500
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.400
- Harga Dexlite: Rp 13.950
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

16. Provinsi Jawa Tengah
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.400
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.400
- Harga Dexlite: Rp 13.950
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

17. Provinsi DI Yogyakarta
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.500
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.400
- Harga Dexlite: Rp 13.950
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

18. Provinsi Jawa Timur
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.500
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.400
- Harga Dexlite: Rp 13.950
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

19. Provinsi Bali
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.500
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.400
- Harga Dexlite: Rp 13.950
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

20. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.500
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.400
- Harga Dexlite: Rp 13.950
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

21. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.500
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.400
- Harga Dexlite: Rp 13.950
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.350

22. Provinsi Kalimantan Barat
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

23. Provinsi Kalimantan Tengah
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

24. Provinsi Kalimantan Selatan
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

25. Provinsi Kalimantan Timur
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

26. Provinsi Kalimantan Utara
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

27. Provinsi Sulawesi Utara
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

28. Provinsi Gorontalo
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

29. Provinsi Sulawesi Tengah
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

30. Provinsi Sulawesi Tenggara
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

31. Provinsi Sulawesi Selatan
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

32. Provinsi Sulawesi Barat
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650

33. Provinsi Maluku
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: -
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): -

34. Provinsi Maluku Utara
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: -
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): -

35. Provinsi Papua
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: Rp 14.750
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex):-

36. Provinsi Papua Barat
- Harga Pertalite: Rp 10.000
- Harga Bio Solar: Rp 6.800
- Harga Pertamax: Rp 12.800
- Harga Pertamax Turbo: -
- Harga Dexlite: Rp 14.250
- Harga Pertamina Dex (Pertadex): Rp 14.650.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Pertalite Dihapus Tahun Depan, Berikut Harga BBM Pertamina Per Hari Ini,

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved