Kasus Oknum Paspampres

Respon Presiden Jokowi Soal Oknum Paspampres Culik dan Bunuh Warga Aceh, Hormati Hukum yang Ada

Presiden Jokowi memberi respon usai kejadian oknum Paspampres Praka RM Imam yang menculik dan membunuh Masykur (25), warga Aceh hingga tewas

Editor: Edi Nugroho
capture Instagram @ucinspiky
Capture video viral rekaman CCTV diduga oknum Paspampres Praka RM Cs saat masuk dan menculik pemilik toko warga. Disebutkan kejadiannya di Bekasi, terjadi dua bulan lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Presiden Jokowi memberi respon usai kejadian oknum Paspampres Praka RM  yang menculik dan membunuh  Imam Masykur (25), warga Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh hingga tewas.

|”Peristiwa tersebut sudah diserahkan ke proses hukum dan semua individu sama di mata hukum,” kata Presiden menanggapi kejadian oknum anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang diduga terlibat penculikan, pemerasan, dan penyiksaan yang menewaskan seorang warga Aceh bernama Imam Masykur.

"Ya itu sudah diserahkan ke proses hukum lah. Hormati proses hukum yang ada. Semuanya sama di mata hukum," ujar Jokowi di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada Kamis (31/8/2023).

Diberitakan sebelumnya, seorang warga Aceh bernama Imam Masykur (25) meninggal dunia diduga akibat penganiayaan oleh tiga orang oknum TNI yang salah satunya merupakan anggota Paspampres.

Baca juga: Alasan Kuat Kapolda Sumut Menonaktifkan Kapolres Dairi, Pasca Pemukulan Dua Anggota Intel

Baca juga: Syarat, Jadwal dan Cara Mendaftar Akun SSCASN untuk Seleksi CPNS dan PPPK 2023, Dibuka 17 September

Adapun ketiga oknum yang terlibat penyiksaan warga sipil itu yakni Praka RM, Praka J, dan Praka HS. Ketiganya berasal dari satuan yang berbeda.

Praka RM adalah anggota Paspampres dan sehari-harinya bertugas di Batalion Pengawal Protokoler Kenegaraan.

Sedangkan Praka HS, bertugas sebagai anggota Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat. Adapun Praka J bertugas sebagai anggota Kodam Iskandar Muda.

Kasus tersebut saat ini telah diselidiki oleh polisi militer.

TNI menegaskan, tidak ada ampun bagi tiga oknumnya yang diduga terlibat penculikan, pemerasan, serta penyiksaan yang berujung tewasnya korban.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigadir Jenderal Hamim Tohari menyatakan bahwa kasus ini akan dibuka secara transparan. Pihaknya juga tidak akan memberi impunitas bagi para oknum prajurit yang terlibat.

Oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) diduga siksa warga Bireuen, Aceh hingga tewas. Ini rekam jejak Praka Riswandi Manik.
Oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) diduga siksa warga Bireuen, Aceh hingga tewas. Ini rekam jejak Praka Riswandi Manik. (KOLASE SERAMBINEWS.COM)

"Kami institusi TNI menjamin tidak ada impunitas apabila ada prajurit yang melanggar pidana," kata Hamim dalam konferensi pers di Markas Pomdam Jaya/Jayakarta, Selasa (29/8/2023).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Oknum Paspampres Tewaskan Warga Aceh, Jokowi: Semuanya Sama di Mata Hukum",

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved