Jendela
Sinyal Geng Motor
Kenakalan remaja bukan hal baru. Usia remaja adalah masa transisi dari tahap kanak-kanak menuju tahap matang dan dewasa.
Salah satu nama geng ini adalah “Paber” alias Pasukan Berdarah. Nama yang seram agar bisa mencuri perhatian.
Karena itu, tak heran jika mereka dengan sengaja memvideo aksi sadis menikam orang itu dan mengunggahnya ke media sosial.
Harapannya agar video itu viral dan mereka terkenal.
Dengan cara ini, mereka yang selama ini merasa terpinggirkan dan tak berguna justru menemukan harga diri (meskipun palsu dan menipu diri sendiri).
Ironis memang. Mereka ingin terkenal dengan cara kriminal.
Namun, apakah mereka semata pelaku kejahatan atau sebenarnya juga korban? Saya kira kedua-duanya.
Tindak kejahatan biasanya tidak berdiri sendiri, lebih-lebih yang dilakukan oleh remaja bau kencur.
Di situ ada kesalahan kita sebagai orangtua. Di situ ada kesalahan kita sebagai pendidik, pemuka agama dan tokoh masyarakat.
Tentu saja, di situ ada kesalahan pemerintah yang belum bisa mewujudkan kesejahteraan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat.
Geng motor adalah sinyal bahwa kita tidak atau belum baik-baik saja! (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Rektor-Universitas-Islam-Negeri-UIN-Antasari-Mujiburrahman-19062023.jpg)