Ramadhan 2024
Mandi Khusus dan Caranya Jelang Ramadhan 2024, Ustadz Khalid Basalamah Ingatkan Satu Hal
membersihkan diri dengan melakukan mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar sebelum masuk bulan Ramadhan 2024
Penulis: Danti Ayu Sekarini | Editor: Rahmadhani
BANJARMASINPOST.CO.ID - Memasuki Bulan Ramadhan 1445 H, seluruh umat muslim di dunia tak terkecuali Indonesia sudah mulai melakukan persiapan.
Salah satunya adalah membersihkan diri dengan melakukan mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar sebelum masuk bulan Ramadhan.
Lantas bagaimana dengan mandi khusus
dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H?
Apakah ada sunnah atau kewajiban melakukan mandi khusus sebelum berpuasa?
Dikuti banjarmasinpost.co.id, Minggu (10/3/2024) melalui kanal youtube Kajian Sunnah, Ustadz Khalid Basalamah mengatakan tak ada mandi khusus sebelum Ramadhan.
“Apakah ada mandi khusus untuk Ramadhan? Tidak ada,” tegas Ustadz Khalid Basalamah.
Hanya saja, jika memiliki hadast besar seperti mengeluarkan sperma, bersetubuh, haid, nifas, dan melahirkan maka perlu melalukan mandi wajib.
Sementara, bagi tetap ingin mengerjakannya, berikut tata cara melakukan mandi wajib untuk menghilangkan hadast besar sebelum menjalani ibadah puasa adalah sebagai berikut.
Baca juga: Hukum Ziarah Kubur Sebelum Masuk Bulan Ramadhan 2024, UAS Ingatkan Satu Hal saat ke Makam
Baca juga: Bacaan Doa Menyambut Awal Ramadhan 2024, Juga Sunnah yang Dikerjakan Rasulullah Penjelasan UAH
Niat mandi wajib sebelum puasa Ramadhan
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِفَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ
Artinya: “Aku berniat mandi hadas besar untuk menjalankan puasa Ramadhan.”
Berikut adalah tata cara mandi wajib sebelum puasa Ramadhan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW:
1. Mendahulukan Membasuh Kotoran dan Najis
Sebelum memulai mandi wajib, pastikan untuk membersihkan seluruh kotoran dan najis yang ada di tubuh. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tubuh benar-benar bersih sebelum disucikan dengan air.
| Fenomena War Takjil Ramadan 2024, Jadikan Momen Berdakwah dan Meneladani Nabi Muhammad SAW |
|
|---|
| Benarkah Beras Zakat Fitrah Harus Lebih Mahal dari Konsumsi Sehari-hari? Ini Kata Buya Yahya |
|
|---|
| Contoh Itikaf Nabi SAW Diuraikan Ustadz Abdul Somad, Berlangsung 10 Hari Hingga Pagi Idul Fitri |
|
|---|
| Doa Khusus Malam Lailatul Qadar, Ustadz Adi Hidayat Ingatkan Tak Tinggalan Ibadah Ini |
|
|---|
| Tutorial Zakat Fitrah bagi Pemudik, Buya Yahya Terangkan Sesuai Tempat Berlebaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Foto-Ustadz-Khalid-Basalamah.jpg)