Ramadhan 2024

Bisa Jadi Contoh, ini Amalan yang Dikerjakan Nabi Muhammad SAW di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Buya Yahya menjelaskan amalan 10 hari terakhir di bulan Ramadhan yang bisa diamalkan umat Islam, sesuai yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW

Penulis: Mariana | Editor: Rahmadhani
Al-Bahjah TV
Buya Yahya menjelaskan amalan 10 hari terakhir di bulan Ramadhan yang bisa diamalkan umat Islam, sesuai yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penceramah Buya Yahya menjelaskan amalan 10 hari terakhir di bulan Ramadhan yang bisa diamalkan umat Islam, sesuai yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW, dituturkan Buya Yahya hendaknya kaum muslimin lebih giat dan semangat dalam beribadah khususnya pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang mana di dalam umat muslim diperintahkan memperbanyak amal ibadah.

Selain puasa, ibadah lainnya yakni shalat sunnah siang dan malam, tadarus Alquran, zikir, hingga sedekah hendaknya dioptimalkan di sisa waktu Ramadhan.

Buya Yahya menjelaskan Nabi Muhammad SAW mencontohkan amalan terbaik yang dilakukan di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, di antaranya adalah i'tikaf.

"Rasulullah SAW saat berada di 10 hari terakhir Ramadhan kan menyingsingkan lengan bajunya ya itu maksudnya bahwa Nabi Muhammad akan lebih giat lagi beribadah," jelas Buya Yahya dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Nabi Muhammad SAW yang memang ahli ibadah, justru meningkatkan volume ibadah di penghujung bulan Ramadhan.

Dijelaskannya 10 hari terakhir bulan Ramadhan adalah malam yang dirindukan oleh para perindu kemuliaan, sedangkan penghulunya perindu kemuliaan adalah Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Boleh Membayar Zakat Fitrah di Pertengahan Ramadhan 2024, ini Dalil & Hukumnya Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Ragam Kalimat Islami Ucapan Selamat Nuzulul Quran 17 Ramadhan 2024, Cocok Dibagikan Kamis Malam ini

Di 10 hari terakhir Nabi Muhammad lebih semangat beribadah dibandingkan hari-hari sebelumnya bahkan beliau juga membangunkan keluarganya dan mengajak keluarganya untuk menghidupkan malam-malam di 10 hari terakhir Ramadhan dengan beritikaf.

Baca juga: Cara Bayar Zakat Fitrah bagi TKW, Buya Yahya Beri Penjelasan dalam Ceramahnya

Dalam sebuah hadis yang diterangkan bahwa menghidupkan malam di bulan Ramadhan akan diampuni segala dosa-dosanya.

Hadist tersebut yakni:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Man qaama ramadhaana iimaanan wahtisaaban ghufiralahu maa taqaddama min dzanbih

Artinya: “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved