Idul Fitri 2024

Buya Yahya Urai Daftar Amalan Sunnah Sebelum Sholat Idul Fitri: Mandi Hari Raya dan Makan

Buya Yahya menjabarkan daftar amalan sunnah yang sebaiknya dikerjakan umat muslim di Hari Raya Idul Fitri 2024.

Editor: Mariana
Youtube Buya Yahya
Buya Yahya menjabarkan daftar amalan sunnah yang sebaiknya dikerjakan umat muslim di Hari Raya Idul Fitri 2024. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penceramah Buya Yahya menjabarkan daftar amalan sunnah yang sebaiknya dikerjakan kaum muslimin di Hari Raya Idul Fitri 2024.

Di antara sunnah yang bisa dilakukan, dikatakan Buya Yahya umat Islam hendaknya mandi sebelum bertolak ke mesjid atau lapangan luas untuk sholat ied.

Selain itu, Buya Yahya menyebutkan umat muslim sebaiknya makan terlebih dahulu, hal ini menandakan di hari kemenangan telah berbuka atau tidak puasa lagi setelah sebulan penuh puasa di bulan Ramadhan.

Saat ini umat Islam telah berada di penghujung bulan Ramadhan 1445 Hijriyah, tinggal menghitung hari menyambut Hari Idul Fitri 2024.

Pada hari Raya Idul Fitri terdapat amalan sunnah yang sebaiknya dilaksanakan oleh umat Islam.

Baca juga: Kebiasaan Memanaskan Masakan saat Lebaran, Ustadz Abdurrahman Dani Beber Bahayanya bagi Kesehatan

Baca juga: Bacaan Takbir Malam Hari Raya Idul Fitri 2024, Ustadz Abdul Somad Urai Ketentuannya Sesuai Syariat

Menyambut hari kemenangan, seluruh umat muslim dianjurkan menggelar sholat ied atau sholat Idul Fitri.

Sebelum menunaikan sholat Idul Fitri, maka hendaknya mengerjakan amalan-amalan sunnah agar mendapat pahala dan keutamaan.

Buya Yahya menguraikan diriwayatkan Abdulllah bin Umar dan pendapat Mazhab Syafi'i yang menyatakan terdapat sejumlah amalan sunnah sebelum berangkat menunaikan Sholat Idul Fitri.

1. Mandi sebelum pergi ke tempat sholat

"Disunnahkan mandi di dua hari raya, dan kesunnahan ini tidak ada khilaf di dalamnya," terang Buya Yahya dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

2. Berhias dan memakai baju yang bagus

Di hari Idul Fitri, umat muslim sebaiknya memakai baju yang bagus dan berhias, sebagaimana siap menyambut hari kemenangan.

Buya Yahya menjelaskan kisah Nabi Muhammad SAW bersama sahabat Umar Bin Khattab RA mengenai baju atau jubah baru di hari Raya.

"Sayyidina Umar membawakan Nabi SAW jubah yang dikenakan atau berdandan di hari Raya dan menyambut tamu. Jubah tersebut dari kain sutra," tutur Buya Yahya.

Menanggapi hal itu, Nabi Muhammad SAW pun menolaknya dan berkata, orang yang memakai kain dari jubah tersebut adalah orang yang tidak mendapatkan kebaikan di akhirat.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved