Book Lover

Satu Langkah Mengubah Hidup

Bahan bacaan yang disukai Putri Cahyati ini berupa buku fisik, entah itu novel, komik, fiksi, nonfiksi, dan self improvement.

Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin post
Putri Cahaya kolektor buku 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bahan bacaan yang disukai mahasiswi ini berupa buku fisik, entah itu novel, komik, fiksi, nonfiksi, dan self improvement. 

Putri Cahaya memiliki koleksi bacaan berupa novel fiksi dan nonfiksi antara lain Amour Vrai, Di Sini Ada Kita yang Pernah, Me and My Best Broken Heart, Bumi Manusia, 3726 mdpl, dan lainnya. 

Komik seri Doraemon dan buku self environment di antaranya The Path Mode Clear, Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat dan lainnya.

Buku yang sangat berkesan baginya adalah The Path Mode Clear Karya Oprah Winfrey.  "Saya masih ingat satu kutipan dari Oprah di buku tersebut; hidup Anda bukanlah sebuah terobosan yang besar, hidup adalah setiap kali Anda mengambil satu langkah yang mengubah hidup," ujar gadis kelahiran Banjarmasin, 20 September 2003 ini.

Sebetulnya, menurut Putri, ia termasuk orang yang bisa disebut overthinking dan sangat pemalu untuk mencoba sesuatu, bahkan takut sebelum memulai apapun. 

"Tetapi setelah saya berani mengambil setiap langkah kecil yang merubah hidup saya, di situ saya sadar ternyata saya bisa jauh dari apa yang saya takutkan," kata mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Lambung Mangkurat ini.

Ada satu kutipan lagi dari Gary Zukaw di buku tersebut; berikan kepada dunia apa yang Anda Ingin terima dari dunia, karena itulah yang akan Anda terima.

"Saya percaya dengan segala apapun hal positif yang kira pikirkan dan kita kerjakan, maka dunia akan mengembalikannya dalam bentuk positif juga ke kita. Isi buku ini adalah salah satu yang menjadi titik balik saya mulai berani melakukan berbagai hal yang selama ini saya takutkan," kata Wakil 1 Duta Pendidikan Biologi FKIP ULM 2024 tersebut.

Mengenai awal tertarik membaca adalah ketika ia sering dibelikan majalah Bobo oleh kedua orangtua. Berlanjut saat kelas 2 SD mulai membaca buku yang isinya penuh tulisan, buku pertama yang ia baca yaitu Tenggelamnnya Kapal Van Der Wijct punya ayahnya. 

"Dari situlah awal kecintaan saya terhadap buku dimulai," ujar Juara 3 Cerdas Cermat Wantutri Per Tim Tingkat Kota Banjarmasin 2021 tersebut.

Mengenai waktu terbaik untuk membaca menurutnya adalah saat waktu luang, yaitu malam hari sebelum tidur, dan pagi hari setelah bangun tidur. 

Tidak ada waktu pasti untuk membaca buku, Putri biasanya mewajibkan diri untuk satu hari wajib membaca satu halaman, jika luang  akan membaca lebih banyak dari itu.

"Buku merupakan jendela kehidupan, seperti itulah manfaat yang ia rasakan. Banyak sekali hal-hal yang ia baru tahu, banyak sekali hal-hal diajarkan, banyak sekali hal-hal yang bisa diterapkan ke kehidupan, dan banyak sekali hal-hal yang bisa mengubah hidupmu di dalamnya," tukasnya.

Bagi Putri, membaca memerlukan cara yang sesuai dengan selera kita agar proses membaca menyenangkan, berikut tips dari Putri Cahaya dalam membaca.

"Ketahui genre buku seperti apa yang disenangi juga dalam bentuk apa bukunya, apakah dalam bentuk fisik atau file maupun website," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved