Pilkada HST 2024

Paslon Aulia-Mansyah Tak Terbukti Lakukan Pelanggaran Pilkada, Pelapor Akui Terima Keputusan Bawaslu

Saat ini Bawaslu HST telah mengelurkan putusan mengenai pelaporan paslonAuli-Mansyah, ini tanggapan pihak pelapor atau putusan tersebut

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Irfani Rahman
banjarmasinpost.co.id/stanislaus sene
Tim Paslon Nomor Urut 2, Yazid Fahmi saat menyampaikan pandangan terkait laporan ke Bawaslu HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) telah mengumumkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri tidak terbukti melakukan pelanggaran. 

Hasil itu pun langsung ditanggapi oleh pelapor, Yazid Fahmi. Ia mengaku menghargai dan telah menerima keputusan dari Bawaslu tersebut. Yazid meyakini Bawaslu HST dalam menangani laporan ini sudah berpijak pada aturan yang berlaku. 

Lebih lanjut, putusan ini juga menjawab ke publik, bahwa pihaknya yang menjadi bagian dari paslon nomor urut 2 seakan-akan memiliki banyak beking. Padahal nyatanya tidak dan proses ini juga tidak ada intervensi dari pihak manapun. 

"Bawaslu sudah mengeluarkan putusan, tentunya harus kita sikapi dengan arif dan bijaksana. Ulun (saya) sebagai pelapor sudah menerima dengan segala sikap untuk menghormati hasil pleno dari kawan-kawan Bawaslu," katanya kepada awak media, Jumat, (15/11/2024) siang. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Bawaslu HST Umumkan Status Laporan Terhadap Paslon Aulia-Mansyah, Ini Hasilnya 

Baca juga: Rudapaksa Anak Kandung Hingga Hamil, Pria di Banjarmasin Ditangkap Petugas, Terungkap Karena Ini

Yazid mengatakan, pihaknya masih belum memutuskan untuk melakukan upaya hukum lainnya. Ia mengatakan yang penting bagi HST kedamaian jauh lebih indah. 

Kemudian, pihaknya mengaku akan fokus memperkuat dan mengkonsolidasi tim secara lebih mendalam. Targetnya, kata Yazid, membawa Bang Rizal-Ustaz Rosyadi menjemput kemenangan. 

"InsyaAllah dengan kondisi tim hari ini kami yakin menang," ujar Yazid yang juga juru kampanye paslon nomor urut 2.

Yazid juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat HST, cukuplah sampai disini berkonflik, baik di media sosial (medsos) maupun di ruang lainnya. 

"Mari sama-sama kita berperan secara sehat dan masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang sifatnya hoaks dan isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan yang berpotensi memecah belah kelompok yang ada di HST," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene). 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved