Nasional

Aksi Keji Dokter AMS dan Istrinya Siksa ART Dalih Kerjaan tak Bersih, Rambut Korban Dipotong Acak

Dokter berinisial AMS (41) dan istrinya SSJH (35) ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Timur terkait kasus dugaan penganiayaan kepada ART-nya

Editor: Rahmadhani
Instagram Ahmad Sahroni
PENYIKSAAN - ART korban penyiksaan Dokter berinisial AMS (41) dan istrinya SSJH (35) yang tinggal di Jakarta Timur yang viral pertengahan Maret 2025 lalu. Pelaku dan istrinya sudah diamankan polisi. 

Namun S tidak diberi uang, sehingga sempat terkatung-katung di Terminal Purwokerto. 

Beruntung, ada tukang ojek yang mengantarkannya ke rumah yang berjarak sekitar 18 km dari terminal.

Hingga akhirnya SR pun tiba di rumah.

Pada saat itulah keluarga mengetahui kondisi korban penuh luka dan lebam di tubuhnya.

Keluarga dan tetangga yang curiga korban mengalami penganiayaan selama bekerja sekitar 6 bulan di rumah dokter AMS.

Hingga akhirnya peristiwa tersebut pun diviralkan dan akhirnya polisi bergerak melakukan penyelidikan.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan pihaknya meningkat status penyelidikan ke tahap penyidikan setelah menemukan alat bukti terjadinya unsur pidana dalam perkara tersebut.

"Pelaku ditangkap pada 8 April 2025 dan langsung dilakukan penahanan," kata Kombes Nicolas Ary Lilipaly di Mapolres Jakarta Timur, Jumat (11/4/2025).

Nicolas menuturkan, kasus penganiayaan ART itu sempat viral di media sosial setelah seorang Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni sempat mengunggah video penganiayaan ART tersebut.

"Kasus penganiayaan ART sempat viral di media sosial, kemudian kita dalami," ucapnya.

Potong Rambut Hingga Sunat Gaji Korban

Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengungkap bentuk penganiayaan pelaku terhadap korban.

"Melakukan penganiayaan itu dengan cara dipukul, dijambak, ditendang, dibenturkan ke meja dan juga ke lantai," katanya di Polres Metro Jakarta Timur, Jumat (11/4/2025).

"Bahkan rambutnya dipotong dengan acak-acakan oleh majikan perempuannya," imbuh dia.

Adapun akibat penganiayaan itu, korban yang berasal dari Banyumas menderita luka berat dan sudah mendapat penanganan intensif di RSUD Banyumas.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved