Tribun Smart

Effy Hindarkan Anak Muda dari Hal Negatif

Tak banyak wanita yang berkecimpung di bidang seni beladiri apalagi menjadi pelatih, dan Effy Dahriani Noor salah satunya.

Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Effy Dahriani Noor 

Tak banyak wanita yang berkecimpung di bidang seni beladiri apalagi menjadi pelatih. Dan Effy Dahriani Noor salah satu dari sedikit pelatih wanita yang aktif melatih karate.

Ibu satu dan tiga cucu ini sudah 45 tahun berlatih beladiri karate yang 29 tahun di antaranya adalah sebagai pelatih.

"Setelah sampai pada tingkatan sabuk hitam, pada 1986 saya mulai diberi kepercayaan melatih, di antaranya di sekolah-sekolah," ujarnya.

Wanita kelahiran 19 januari 1971 ini sempat pula vakum beberapa tahun karena dulu suaminya (almarhum) bekerja berpindah kota karena tuntutan tugas.

Pada awal 2000-an saya kembali melatih hingga sekarang. Warga Komplek Griya Permata, Handil Bakti, Batola ini punya beberapa tempat melatih yang semua dalam kelompok HBKC (Handil Bakti Karate Club) binannya.

Effy yang sekarang menyandang Dan V Karate Lemkari, mengungkapkan, salah satu alasannya tetap eksis melatih karena melihat perkembangan zaman sekarang.

"Anak-anak harus dihindarkan dari pergaulan bebas, narkoba dan miras. Selain itu mengurangi waktu mereka bermain gadget," ungkapnya.

Melalui karate, Effy berupaya memberikan penyaluran bagi anak-anak secara positif.
Energi mereka diarahkan melalui latihan dan pertandingan.

"Awalnya hanya ingin mengembangkan hobi, kemudian peserta latihan bertambah banyak, ya diteruskan sampai sekarang," tukasnya.

Menjadi pelatih beladiri, menurut Effy, memiliki banyak manfaat, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. 

"Pelatih beladiri dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental, mengembangkan keterampilan, dan membantu orang lain untuk mencapai tujuan mereka secara kesehatan dan mental," katanya.

Selain itu para murid dapat meningkatkan rasa percaya diri. Meningkatkan disiplin dan rasa hormat. 

Latihan beladiri juga mengajarkan disiplin, rasa hormat, dan pengendalian diri, yang penting untuk kehidupan sehari-hari.

"Melatih itu perlu kesabaran, karena ada murid yang berbakat sehingga cepat menangkap materi tetapi ada juga yang lambat dan perlu terus pengulangan," kata Effy.

Tak hanya membuna murid untuk berprestasi di pertandingan, Effy juga memberi bekal kemampuan administrasi dan organisasi agar mereka punya skill tambahan," tukasnya. 

Halaman 1/2
Tags
Karate
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved