Tribun Smart

Lisa Berbagi Gaya Hidup Sehat Lewat Buku

Menjadi mahasiswa keperawatan bukan hanya tentang praktik di rumah sakit, tapi juga tentang bagaimana bisa berbagi ilmu kesehatan.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Nurhalisa Wibawa 

Menjadi mahasiswa keperawatan bukan hanya tentang praktik di rumah sakit. Tapi juga tentang bagaimana bisa menyampaikan ilmu kesehatan dengan cara yang lebih dekat, ringan dan berdampak.

Pernyataan di atas sekaligus menjadi prinsip atau moto Nurhalisa Wibawa, mahasiswi Keperawatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

"Gaya hidup sehat bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan nyata, terutama bagi generasi muda yang rentan terjebak dalam pola makan cepat saji dan kurang gizi," jelas Duta Kesehatan Kalimantan Selatan 2025 ini.

Di tengah tantangan tersebut, Nurhalisa menghadirkan sebuah inisiatif inspiratif berupa sebuah buku berjudul Sayur Itu Enak.

Buku tersebut ditulis dengan penuh semangat untuk membangkitkan kembali kesadaran makan sayur secara menyenangkan dan mudah dijangkau oleh siapa saja.

Lisa, begitu ia biasa disapa, menjelaskan, bahwa ide penulisan buku ini muncul dari pengalaman pribadi. 

Dahulu ia bukan penggemar sayuran, namun perubahan drastis terjadi ketika ia mulai mendalami ilmu keperawatan. 

Pemahamannya akan pentingnya nutrisi, vitamin,dan serat bagi tubuh membuat Lisa tersadar bahwa kebiasaan makan yang baik tidak bisa ditunda.

Wanita kelahiran Kotabaru pada 3 Maret 2004 ini mulai mengeksplorasi dapur, mencoba berbagai olahan sayur, hingga akhirnya terpikir untuk menuangkannya dalam bentuk buku.

“Jujur, saya dulu susah makan sayur. Tapi setelah belajar soal pentingnya zat gizi dan bagaimana pola makan berpengaruh besar terhadap daya tahan tubuh, saya berpikir bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Buku ini adalah bentuk kontribusi saya agar generasi muda bisa melihat bahwa makan sayur itu bisa nikmat dan menyenangkan,” ungkap Lisa.

Buku Sayur Itu Enak terdiri dari tiga bagian utama yang saling melengkapi. Bagian pertama menyajikan fakta-fakta menarik seputar kandungan gizi sayuran serta manfaatnya bagi kesehatan, ditulis dengan bahasa ringan agar mudah dicerna oleh pembaca awam. 

Bagian kedua membagikan kisah inspiratif Lisa serta testimoni dari teman-temannya yang juga sempat berjuang mengubah pola makan. 

Bagian ketiga merupakan inti dari buku ini yaitu 50 resep olahan sayur sederhana, murah, dan cocok untuk mahasiswa atau anak kos, seperti tumis kangkungkeju, salad tahu pedas manis, dan capcay rice bowl. 

Tidak hanya dalam bentuk cetak, semangat Lisa untuk menyebarkan pesan hidup sehat jugadiwujudkan melalui konten digital. Ia aktif di media sosial, khususnya Instagram dan TikTok,dengan membagikan konten memasak sayur yang kreatif, praktis, dan estetik. 

Videonya yang berdurasi pendek namun informatif memuat berbagai ide masakan bergizi, tips penyimpananbahan makanan, hingga cara mengolah sayuran agar tidak hambar. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved