Komunitas

Putik Bersih Menikmati Keindahan Alam Tanpa Merusak Lingkungan 

Komunitas Putik Bersih membuat kegiatan Ecotrip, yakni perjalanan wisata yang berfokus pada pelestarian lingkungan, budaya lokal, dan keberlanjutan.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Kegiatan ecotrip Komunitas Putik Bersih 

Komunitas Putik Bersih membuat kegiatan Ecotrip, yakni perjalanan wisata yang berfokus pada pelestarian lingkungan, budaya lokal, dan keberlanjutan.

Roro Menna Ayu, salah satu founder Putik Bersih Indonesia, mengatakan, kegiatan dilaksanakan 6 Juli 2025 di Desa Paau, Batu Balian, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar.

Kegiatan ini melibatkan masyarakat umum yang tergabung dalam grup relawan atau volunteer Putik Bersih yang disebut sebagai Warrior. 

Dalam rangkaian kegiatan Ecotrip terdapat kegiatan aksi bersih di tiga tempat yakninDermaga Tiwingan, Dermaga Desa Paau dan Batu Balian, penuangan eco enzyme di sekitar area Waduk Riam Kanan dan penyerahan bibit pohon kepada pengurus Desa Paau.

"Tujuan utamanya adalah untuk menikmati keindahan alam dan budaya tanpa merusak lingkungan atau merugikan masyarakat setempat, menghargai alam sebagaimana kita memperlakukan diri sendiri," katanya.

Kegiatan ini juga mendorong wisata yang tidak merusak lingkungan, yakni menjaga ekosistem alami.

Mengurangi jejak karbon dan sampah selama perjalanan. Mendukung komunitas lokal. Memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat setempat melalui keterlibatan kerjasama dengan pengurus desa setempat. 

Selain itu mendorong pelestarian budaya dan kearifan lokal.  Mengedukasi Wisatawan. Mengenalkan pentingnya konservasi alam dan budaya.

Memberi pemahaman tentang isu lingkungan, seperti perubahan iklim atau punahnya spesies.

Mendorong wisata berkelanjutan, meningkatkan kesadaran dan kepedulian serta menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan lingkungan.

Selain itu dalam rangka mencapai cita-cita (SDGs) yakni SDGs 11,SDGs 12, SDGs 13,SDGs 15 dan SDGs 17. 

"Saat kegiatan kami mewajibkan seluruh peserta untuk membawa tumbler untuk air minum dan wadah makan sebagai komitmen dalam pengurangan sampah selama kegiatan. 
Pascakegiatan aksi bersih kami mengumpulkan kurang lebih 200kg sampah yang terkumpul," paparnya.

Harapan ke depan, hal ini menjadi pengingat bagi kita sebagai turis dan masyarakat untuk bertanggung jawab atas sampah yang kita hasilkan. 

Selain itu agar pengunjung menjadi lebih peduli terhadap isu-isu lingkungan, memahami pentingnya menjaga kelestarian alam dan ekosistem dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. 

Sebagai komunitas yang sangat peduli terhadap lingkungan, Putik Bersih sering mengadakan edukasi kepada masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved