Sukses Story
Saling Berkolaborasi untuk Sukses Bersama
Aktif dan kreatif, begitulah sosok pengusaha yang juga wakil rakyat ini. Berbagai organisasi yang ia ikuti tak sekedar hanya pasang nama
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Aktif dan kreatif, begitulah sosok pengusaha yang juga wakil rakyat ini. Berbagai organisasi yang ia ikuti tak sekedar hanya pasang nama, tapi ia aktif berkegiatan.
Banyak ide ia munculkan dan kemudian diujudkan untuk memberi manfaat bagi banyak orang, satu di antaranya komunitas anak muda kreatif; Semangat Muda.
Apa dan bagaimana kiprahnya, berikut petikan wawancara dengan Putra Qomaluddin Attar Nurriqli, pemilik percetakan Restu Guru Promosindo dan juga anggota DPRD Kota Banjarbaru ini.
Bisa diceritakan latar belakang pendidikan dan masa sekolah?
Saya lahir di Banjarmasin pada 12 Oktober 1985. Saya alumnus SMPN 1 dan SMAN 1 Banjarbaru dan sarjana D3 Ilmu Komunikasi Universitas Gajah Mada dan S1 Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Semasa kuliah saya mengikuti organisasi dan banyak mendapat tugas dalam hal publikasi sehingga tugas saya antara lain desain poster, spanduk dan sejenisnya.
Selain itu, saya suka menggali pengetahuan tentang wirausaha dari seminar-seminar dan dialog publik. Dari situ wawasan juga bertambah.
Kapan Anda putuskan berwirausaha?
Pengalaman sebagai desain cetak di organisasi kampus, membuat saya serius menekuni dunia ini dan kemudian bekerja di perusahaan percetakan.
Merasa cukup punya pengalaman, semasa kuliah itu saya juga merintis secara perorangan jasa percetakan di Banjarmasin yang bekerjasama dengan vendor di Yogyakarta.
Selesai kuliah pada 2009, saya seriusi usaha percetakan digital printing. Bermodal menjual dua sepeda motor, saya bangun usaha yang produknya mengutamakan kualitas dan harga terjangkau.
Bagaimana awal merintis dan apa suka dukanya?
Merintis usaha bukan hal yang mudah, perlu perjuangan dan dihadapkan banyak masalah. Belum lagi memastikan gaji karyawan harus selalu terbayar tepat waktu.
Adapun dukanya adalah masa Pandemi Covid-19. Saat itu banyak usaha yang berjatuhan. Dan saya harus bisa survive dengan segala daya upaya.
Syukurlah saya dan tim mampu menghadapi masa sulit itu sehingga bisa tetap eksis hingga sekarang.
Tak hanya percetakan, usaha Anda juga merambah bidang lain, apa saja?
Alhamdulillah, setelah beberapa tahun menggeluti dunia percetakan, saya berusaha mengembangkan usaha di beberapa bidang antara lain kuliner.
Garis Kota Work and Space serta Wadah Kawal (WK) adalah dua kafe yang saya dirikan, yang lokasinya tak jauh dari kantor percetakan.
Insya Allah diusahakan setiap tahun selalu ada usaha baru. Semoga bisa terlaksana dan berjalan baik.
Anda juga menjadi ketua Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kalsel, apa yang Anda lakukan untuk dunia usaha?
Alhamdulillah, selama berkecimpung di Hipmi sampai kemudian menjadi ketua, saya mendapat pelajaran bahwa anggota harus saling bantu dan maju berkembang bersama.
Bagi saya, sekarang bukan lagi era pelaku usaha saling sikut. Sebaliknya mesti berkolaborasi.
Hipmi harus berperan dalam pengayoman pelaku usaha dan pembinaan para start up (pelaku usaha baru) sehingga dunia usaha tumbuh berkembang sesuai harapan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Putra-Qomaluddin-Attar-Nurriqli-MIkom.jpg)