Komunitas
BikersMu Kalsel Jelajahi Malaysia dan Brunei, Senang Bicara Langsung dengan Sultan Bolkiah
Pengalaman berkesan dirasakan empat anggota Biker Muhammadiyah (BikersMu) Kota Kalimantan Selatan saat touring menuju Malaysia dan Brunei.
Penulis: Mariana | Editor: R Hari Tri Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - Pengalaman berkesan dirasakan empat anggota Biker Muhammadiyah (BikersMu) Kota Kalimantan Selatan saat touring menuju Malaysia dan Brunei Darussalam. Mereka adalah Tasrib Maswan, M Nur Wakhid dan istri, Nur’afifah, serta dan Adi Lesmana.
Keempatnya bergabung dengan biker lainnya ada Sulawesi dan Jawa di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. “Bersama biker dari Kalbar, kami ke Serawak, lanjut ke Brunei dan Sabah,” cerita Tasrib kepada BPost.
Touring dalam rangka silaturahmi dengan bikers negeri jiran serta menghadiri Hari Jadi Keputraan atau ulang tahun Sultan Brunei Hassanal Bolkiah.
Hari ultah sultan selalu diramaikan oleh berbagai acara terbuka. Ini juga menjadi kesempatan bagi rakyat Brunei bahkan pelancong dari luar negeri untuk bertatap muka langsung dengan Sultan Hanassal Bolkiah.
Tidak hanya dari BikersMu, touring diikuti komunitas lain di Banjarmasin seperti Badadas dengan lima sepeda motor. Total bikers yang ikut sebanyak 50 orang dengan 40 sepeda motor. Beberapa di antaranya berboncengan seperti M Nur Wakhid dan istri.
Wakhid mengatakan Tasrib sudah dikenal luas oleh penjelajah di Malaysia dan Brunei. Hubungan dan komunikasi mereka pun terjalin baik.
Agar mudah dan lancar melintasi perbatasan, BikersMu melampirkan undangan dari komunitas motor Brunei untuk menghadiri Hari Jadi Keputraan.
Dijelaskan Wakhid, rute yang ditempuh cukup panjang hingga sampai ke Brunei. Dari Banjarmasin menuju Sampit, Kalimantan Tengah, lanjut ke Kalbar, baru masuk ke Entikong. Dari sini, mereka memasuki Kota Sibu, Serawak, Malaysia. “Setelah memasuki Brunei, kami mampir dulu ke Kota Temburong. Kami sangat terkejut ketika disambut meriah oleh wali kota,” jelasnya.
Temburong merupakan eksklave atau wilayah Brunei yang dikelilingi wilayah Malaysia. Di sini mereka melewati Jembatan Sultan Haji Omar Ali Saifuddien sepanjang kurang lebih 30 kilometer
Dari Temburong, mampir ke Kundasang, kota kecil yang paling dekat Gunung Kinabalu Malaysia. “Lalu kami ke Kudat ada Tip of Borneo, yang berada di kepala atau paling atas Kalimantan yang terlihat dalam peta,” ujarnya.
Setelah itu menuju lokasi acara Keputraan Sultan Brunei. Dikatakan Wakhid, untuk bertemu Sultan Hassanal Bolkiah tidak ada penjagaan ketat.
“Bahkan saya bisa komunikasi langsung dengan Sultan. Total 50 orang dari Indonesia datang untuk mengucapkan Barakallah fii umrik kepada Sultan,” kata dia.
Tak lupa BikersMu dan bikers lainnya mendatangi kantor Kedutaan Besar Indonesia di Brunei Darussalam.
Sedang Adi Lesmana mengaku sangat terkesan dengan jalan Pan Borneo Highway, dari segi kualitas dan keamanan. “Selain itu tidak ada kendala bahasa dalam komunikasi, karena Bahasa Banjar mudah mereka pahami,” ujarnya.
Terlebih di Brunei terdapat masyarakat keturunan Banjar bahkan juriat ulama besar Kalsel Muhammad Arsyad Al Banjari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/BikersMu-di-Serawak.jpg)