Tribun Smart

Rissa Kembangkan Aplikasi Gizi

Rissa Saputri telah mengabdikan diri selama 14 tahun di RSUD dr. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin dan kini menjabat sebagai Kepala Instalasi Gizi.

Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Rissa Saputri, Kepala Instalasi Gizi RSUD Moch Dr Ansari Saleh 

Di balik menu makanan sehat yang tersaji di rumah sakit, ada sosok yang bekerja keras memastikan setiap pasien mendapatkan asupan gizi optimal untuk pemulihan mereka. 

Dialah Rissa Saputri (37), seorang nutrisionis yang telah mengabdikan dirinya selama 14 tahun di RSUD dr. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin dan saat ini menjabat sebagai seorang Kepala Instalasi Gizi.

Perjalanan karier Rissa di dunia kesehatan bukan sekadar rutinitas pekerjaan. Baginya, setiap menu yang dirancang adalah bagian dari proses penyembuhan pasien. 

Dedikasi dan profesionalismenya ini tidak luput dari perhatian. Pada tahun 2025, Gubernur Kalimantan Selatan menganugerahinya penghargaan sebagai Tenaga Kesehatan Teladan kategori Nutrisionis Rumah Sakit tingkat Provinsi.

"Penghargaan ini bukan hanya milik saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh tim instalasi gizi yang telah bekerja keras bersama-sama," ujar Rissa rendah hati.

Kesuksesan Rissa di dunia profesional tidak membuatnya melupakan peran utamanya sebagai seorang ibu. Bersama suaminya yang berprofesi sebagai dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Rissa membesarkan tiga orang anak dengan penuh kasih sayang. 

Membanggakannya, prestasi gemilang tidak hanya diraih sang ibu, tetapi juga anak-anaknya. Anak pertamanya, seorang remaja laki-laki yang kini menempuh pendidikan di SMPIT Ukhuwah Banjarmasin, terpilih sebagai siswa untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang IPS. 

"Kami sangat bangga dengan pencapaiannya. Ini membuktikan bahwa dengan dukungan keluarga, anak-anak bisa berkembang optimal," ujar Rissa dengan mata berbinar. 

Selain itu putra pertamanya ini juga aktif dalam kegiatan olahraga di sekolahnya seperti futsal dan basket.

Prestasi lebih membanggakan datang dari putri keduanya yang duduk di bangku kelas 5 SD Muhammadiyah 10 Banjarmasin. 

Di usianya yang masih belia, ia berhasil meraih penghargaan sebagai Galur Banjar Cilik wakil 4 Kalimantan Selatan tahun 2025. 

"Putri kami sangat mencintai budaya Banjar. Dia sering tampil menari tradisional Banjar," cerita Rissa dengan penuh kebanggaan.

Sementara si bungsu yang masih berusia 2 tahun menjadi sumber kebahagiaan dan tawa di rumah. "Dia adalah energizer kami di rumah," tambah Rissa sambil tersenyum.

Tantangan terbesar adalah membagi waktu antara tanggung jawab di rumah sakit dan keluarga. Tapi dengan dukungan penuh suami dan keluarga yang luar biasa, semuanya bisa berjalan dengan baik. 

"Alhamdulillah suami dan anak-anak mengerti dan selalu mendukung pekerjaan maupun berbagai program ataupun inovasi yang saya ciptakan," ungkap perempuan berhijab ini dengan penuh syukur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved