Tribun Smart
Percaya Diri Untuk Bergerak Dan Berkembang Bersama
Mahasiswa Hukum ULM ini punya pengalaman aktif dalam organisasi dan kepanitiaan tingkat fakultas maupun nasional
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mahasiswa Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini punya pengalaman aktif dalam organisasi dan kepanitiaan tingkat fakultas maupun nasional, serta berpengalaman dalam kepemimpinan, manajemen, dan koordinasi program kerja.
Nabila Ramadhina terbiasa bekerja secara kolaboratif dalam tim maupun secara mandiri dengan kemampuan problem solving yang baik.
Abil, panggilan akrabnya, memiliki kemampuan public speaking, komunikasi persuasif, dan manajemen tim yang baik, didukung sertifikasi profesional di bidang komunikasi.
Ia juga berkomitmen mengembangkan kapasitas di bidang hukum, advokasi, kepemimpinan strategis, serta penguatan tata kelola dan pengembangan sumber daya manusia.
"Motivasi saya memilih jurusan hukum berawal dari lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia hukum, terlebih kedua orangtua saya merupakan alumni hukum. Sejak kecil saya sudah terbiasa melihat bagaimana hukum dipahami sebagai cara untuk memandang persoalan di masyarakat serta nilai-nilai advokasi dan keadilan, bagaimana hukum dan kehidupan itu beriringan," katanya.
Ketertarikan itu semakin kuat ketika di bangku SMA ia aktif di Majelis Perwakilan Kelas (MPK) sebagai Koordinator Komisi A yang bertugas mengawasi sidang pleno dan terlibat dalam penyusunan peraturan sekolah.
"Pengalaman tersebut membuat saya semakin yakin bahwa hukum bukan hanya tentang aturan, tetapi juga tentang bagaimana menyuarakan kepentingan dan memperjuangkan keadilan. Dari situlah minat saya pada bidang advokasi dan kepemimpinan semakin berkembang," katanya.
Selama menjadi Kepala Biro Kesekretariatan dan Administrasi BEM ULM, tantangannya adalah menuntut ketelitian dan fokus yang tinggi dalam mengelola serta mengarsipkan berbagai data dan administrasi program kerja dari beragam bidang dan biro di dalam organisasi.
"Selain memastikan sistem administrasi berjalan tertib dan sesuai alur birokrasi, koordinasi antar anggota juga menjadi hal yang sangat penting agar setiap proses dapat berjalan selaras," katanya.
Demi menjaga efektifitas kerja, ia biasanya membagi tugas dan fungsi sesuai dengan porsi masing-masing anggota agar pekerjaan lebih optimal dan tidak menumpuk pada satu pihak.
"Kami juga merancang salah satu program kerja yaitu administration checkpoint, di mana setiap bidang memiliki penanggung jawab yang berperan sebagai gerbang transit bagi surat-surat dari sekretaris bidang maupun kegiatan," katanya.
Melalui sistem ini, mereka dapat terlebih dahulu memeriksa kelengkapan administrasi, dan apabila tidak ada revisi, dokumen tersebut kemudian mereka salurkan ke birokrasi di tingkat selanjutnya.
Dengan mekanisme tersebut, alur administrasi dapat berjalan lebih rapi, terkontrol, dan sistematis.
Adapun sebagai Ketua KOHATI HMI Komisariat Hukum ULM, strategi Abil dalam meningkatkan partisipasi dan kepercayaan diri perempuan dalam organisasi adalah untuk menciptakan ruang yang aman, suportif, dan inklusif agar perempuan dapat berkembang serta berani mengekspresikan potensinya dalam organisasi.
"Salah satu strategi yang saya lakukan adalah mendorong keterlibatan aktif para HMI-Wati dalam berbagai forum diskusi, proses kaderisasi, hingga seluruh pengambilan keputusan agar mereka memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan dan perspektifnya," jelas Abil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Nabila-Ramadhina.jpg)