Tribun Smart

Maeyza Buktikan Berani Mengambil Peran

Maey ingin membuktikan bahwa mahasiswa khususnya perempuan memiliki peran strategis dalam dunia akademik dan kepemimpinan.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Banjarmasin Post
Maeyza Kholisyatul Ilmiah, Mahasiswa Teladan UIN Antasari 

Sosok yang paling menginspirasi Maey adalah orangtua, guru, dan dosen yang selalu memberikan dukungan dan kepercayaan. Mereka menjadi sumber motivasi untuk terus melangkah.

Rencana dan cita-cita setelah lulus, Maey ingin berkiprah di bidang ekonomi syariah, pendidikan, atau pengembangan masyarakat, serta terus terlibat dalam kegiatan sosial yang berdampak luas.

Cara Maey membagi waktu antara akademik, organisasi, dan kompetisi adalah dengan manajemen waktu dan penetapan prioritas menjadi kunci utama. 

"Saya selalu menempatkan akademik sebagai fondasi, kemudian menyesuaikan aktivitas organisasi dan kompetisi secara proporsional. Komitmen dan kedisiplinan sangat membantu saya menjaga keseimbangan tersebut," jelasnya.

Jadi, tantangan terbesar adalah mengelola waktu dan energi di tengah tanggung jawab yang beragam. Setiap organisasi memiliki dinamika berbeda, namun dari situlah ia belajar tentang kerja tim, komunikasi efektif, dan profesionalisme.

Kerap menjuarai lomba pidato dan orasi, kunci keberhasilan Maey adalah pemahaman materi yang kuat, latihan berkelanjutan, dan ketulusan dalam menyampaikan pesan. 

Prestasi baginya adalah amanah dan tanggung jawab moral untuk terus memberi kontribusi positif. Ini bukan akhir perjalanan, melainkan motivasi untuk terus berkembang dan menginspirasi.

Salah satu even yang menantang menurut Maey adalah Kompetisi pidato 3 bahasa tingkat Nasional (umum se-Kalimantan) karena persaingan yang ketat dan tuntutan kualitas yang tinggi. 

"Namun, pengalaman tersebut sangat berharga dalam membentuk kepercayaan diri," katanya.

Kemampuan public speaking bagi Maey adalah seni menyampaikan gagasan dengan empati dan kejujuran.

Sebagai master of ceremony di acara nasional dan internasional, persiapan dilakukannya dengan memahami (run down) alur acara, karakter audiens, serta latihan intonasi dan bahasa. 

"Ketenangan dan penguasaan materi menjadi kunci tampil percaya diri di panggung besar," paparnya.

Maey ingin menanamkan bahwa keberanian berbicara adalah bagian penting dari kepemimpinan. Setiap individu memiliki potensi, asalkan mau belajar dan berlatih. (Salmah saurin)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved