Komunitas
Rangkul Orangtua dan Anak Membaca di Ruang Terbuka
TBM Rangkul Baca Sakura, demikian nama komunitas yang dibentuk Laeli Agustia dan Zarah Fajar Ramadhani.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Melalui kegiatan read aloud dapat meningkatkan minat baca anak, menambah kosakata baru mereka, melatih fokus dan kemampuan mendengarkan serta memahami isi cerita, meningkatkan kepercayaan diri anak, meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak. Read aloud bukan sekedar rutinitas kegiatan bagi kami, melalui read aloud kami menanamkan nilai moral dan empati, kemampuan imajinasi anak, serta daya berpikir kritis anak.
"Kegiatan tambahan seperti pelatihan belum pernah kami laksanakan secara mandiri, mengingat pengurus hanya ada saya untuk saat ini, dan ditemani oleh relawan, yaitu Kak Nursiyam," kata Zarah.
Hanya saja pihaknya telah melakukan beberapa kolaborasi, di antaranya bersama Gramedia dan Forum TBM Banjarbaru kami mengadakan Penjelajah Cilik dalam rangka merayakan World Read Aloud Day 2025.
Mereka juga melakukan kolaborasi kembali bersama Gramedia Q Mall dan Forum TBM Banjarbaru dalam kegiatan NgabubuRead Learn and Play di bulan Ramadhan lalu yang diikuti 50 anak.
Kolaborasi lain bersama TBM Suluh Literasi, TBM As Salam, Rumah Bermain Yucima, TBM Pepingasih Literasi, Relima (Relawan Literasi Masyarakat) Kota Banjarbaru, juga IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Banjarbaru.
Dari kolaborasi yang ada, Rangkul Baca berkesempatan mengisi pelatihan bersama TBM As Salam. Manfaat yang dirasakan TBM Rangkul Baca salah satunya adalah dapat bergabung dalam tim kolaborasi Nyalabanua. Di mana program yang kami susun dalam tim kolaborasi ini mendapatkan apresiasi sebagai Pegiat Literasi Kategori Kolaborator Inspiratif dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru. (Salmah saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/TBM-Rangkul-Baca-Sakura.jpg)