Sekolah Gratis Hanya Janji Manis
Percuma yang Gratis Hanya Pendaftaran
TIDAK sekolah yang menawarkan pendaftaran gratis mulai tingkat SD sampai ke perguruan tinggi. Percuma pendaftaran gratis,
Pendidik di Kecamatan Hilir Pagatan
TIDAK sekolah yang menawarkan pendaftaran gratis mulai tingkat SD sampai ke perguruan tinggi. Percuma pendaftaran gratis, kalau ujung-ujungnya adalah duit juga, biasanya tidak sebanding antara biaya pendaftaran dengan biaya masuk sekolah.
Bahkan sering hanya lipservice, yang ujung-ujungnya setelah diterima dan selang berjalan beberapa minggu proses pembelajaran terasa adanya beberapa pungutan seperti menebus baju seragam, baju olah raga, baju praktik, baju batik, topi, lambang, dasi dsb. Belum lagi adanya sumbangan-sumbangan wajib dan sukarela yang ditawarkan oleh pihak sekolah.
Padahal semua itu adalah pilihan artinya siswa dan orangtua bisa membelinya di toko-toko baju yang mungkin bisa lebih murah atau bisa juga siswa memakai baju dan celana serta atribut dari kakak kelas mereka yang sudah lulus, atau pihak sekolah bisa juga menawarkan pungutan dengan cara berdasarkan tingkat kemampuan orang tua siswa sehingga tidak memberatkan.
Sesungguhnya pendidikan gratis sudah lama didengungkan oleh Menteri Pendidikan terdahulu mulai SD hingga SMA semua itu tidak lain demi mengawal pendidikan dasar 9 tahun dan pendidikan wajib 12 tahun agar anak-anak seusia sekolah tidak ada lagi yang putus sekolah.
Namun dunia pendidikan kita saat ini banyak dicampuri politik-politik praktis dari oknum-oknum yang menginginkan kedudukan dan jabatan kemudian dikonversi dalam dunia pendidikan sehingga munculah yang namanya pendidikan gratis namun pada praktiknya semua itu hanyalah slogan. (*)