Berita Heboh

Inikah Akhir Dunia? Lubang Misterius Ini Makin Banyak, Warga Gunungkidul Resah!

Bahkan, di beberapa titik, lubang yang kemudian diketahui sebagai fenomena tanah karst ini semakin melebar.

Inikah Akhir Dunia? Lubang Misterius Ini Makin Banyak, Warga Gunungkidul Resah!
kompas.com
Lubang yang muncul di ladang milik Sakino di Dusun Pringluwang, Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Warga di Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, Yogyakarta, resah dengan empat lubang yang berada di tengah ladang warga.

Bahkan, di beberapa titik, lubang yang kemudian diketahui sebagai fenomena tanah karst ini semakin melebar.

Salah satunya di Dusun Pringluwang, Desa Bedoyo. Salah satu lubang berada di lahan pertanian milik Suyatmi yang sudah ambles sejak dua bulan terakhir.

Baca: Muncul Lagi Kota Hantu di Dunia! Tapi Ini Beda, Kota Impian yang Tak Ada di Peta

"Tanahnya ambles sejak November akhir tahun lalu saat hujan deras itu. Namun luasnya hanya sekitar lima meter, dalamnya hanya dua meter. Saat ini luasnya sudah sampai 10 meter, kedalaman sekitar lima meter," katanya saat ditemui di ladangnya Selasa (6/2/2018).

Meluasnya lubang di lahan pertanian produktif miliknya hingga kini belum ada penanganan dari pihak pemerintah. Dirinya hanya secara mandiri memasukkan tanah dan bahan lainnya.

Baca: Setnov Ungkap Keterlibatan Ibas Yudhoyono, SBY ungkit Sikapnya Saat Setnov Kecelakaan

"Tidak tahu mau diapakan lagi. Saya khawatir jika melakukan aktifitas disini karena tanahnya terus melebar meski tak begitu cepat," ucapnya.

Tak jauh dari lokasi hanya sekitar 300 an meter, lahan milik Sakino juga mengalami hal yang sama. Lubang atasnya berdiamer sekitar 1,5 meter muncul sejak seminggu terakkhir.

"Lubang atasnya hanya sekitar 1,5 meter, tetapi bawahnya lebih luas sekitar 3 meter dengan kedalaman 5 meter, baru seminggu yang lalu," ucap Sakino.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved