Berita Banjarmasin

Kain Lurik dan Sasirangan Jadi Model Fashion Show di Banua

Bahkan beberapa desainer menggunakan kain Lurik untuk produk fashion di ajang fashion show seperti yang dilakukan Falestine Agency Banjarbaru.

Kain Lurik dan Sasirangan Jadi Model Fashion Show di Banua
Istimewa
Pagelaran Kain Lurik Indonesia by Falestine Model Agency di Main Atrium Q Mall Banjarbaru, Minggu (4/11). 

BANJARMAISNPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kain Lurik biasanya hanya digunakan untuk membuat Beskap atau pakaian adat kaum laki-laki suku Jawa. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, kain lurik dapat di kreasikan menjadi berbagai macam produk fashion.

Bahkan beberapa desainer menggunakan kain Lurik untuk produk fashion di ajang fashion show seperti yang dilakukan Falestine Agency Banjarbaru.

Untuk pertama kalinya di Banua beragam busana yang terbuat dari kain Jawa ini dipertontonkan diajang Pagelaran Kain Lurik Indonesia by Falestine Model Agency di Main Atrium Q Mall Banjarbaru, Minggu (4/11).

Baca: Bagini Cara Tembus Passing Grade TKP SKD CPNS 2018, Tak Perlu Membaca Soal, Sukses dan Silakan Coba!

Pengelola Falestine Agency, Rinie Fadhila Dewi, Amd Kamis (8/11/2018) mengatakan ada hampir 60 an anak model Falestine dari anak anak sampai ke dewasa ikut ajang yang baru pertama kali di Banua ini.

Rinie menambahkan ini sebenarnya event rutin Lomba fashion show yang diadakan Falestine agency bekerjasama dengan Qmall Banjarbaru.

Falestine agency mencoba membuat Gebrakan baru lagi yaitu Fashion show Pagelaran lurik Indonesia ini. Selain karena Rinie sebagai orglang asli jawa yang sudah lama menetap tinggal dikota Banjarbaru.

Baca: Kemenkumham Tunda Pengumuman Hasil Tes CAT CPNS 2018, Cek di cpns.kemenkumham.go.id

"Saya kan asli Semarang dan lama tinggal di Banjarbaru mengikuti suami karena suami orang Banjarbaru, kurang lebih 10 tahun tinggal di Banjarbaru," lanjut dia.

Beberapa kali Falestine Agency kata Rinie menggelar peragaan busana kain khas Sasirangan nah kali ini berbeda yakni kain Kurik untuk menunjukkan kreatifitas anak didiknya memadukan kain lurik kain nusantara dengan sasirangan kain asal Kalimantan selatan ini.

Pagelaran Fashion show Lutik ini dikombinasi dengan tarian tradisional modern diiringi lagu Gundul-gundul Pacul yang sudah di remix oleh dj Hendy.

Baca: Fans Nomor satu Hotman Paris Buatkan Lagu, Liriknya Cerita Kehidupan Mewah dan Wanita Cantik

Soal tujuan pagelaran Rinie menambahkan untuk memamerkan sekaligus memperkenalkan kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Banjarbaru dan sekitaran mengenai kain lurik khas Jawa bisa dikombinasikan dengan kain nusantara lainnya dan kain sasirangan.

"Kita ingin keberagaman budaya ini bisa dikombinasikan menjadi satu sehingga saling mengenal budaya kain khas daerah amazing masing," pungkas dia.

(Banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved