Pilpres 2019

Jokowi 'Nantang': Kok Tak Ada Demo Depan Istana Setelah Pemerintah Rebut 51 Persen Saham Freeport?

Awalnya, Jokowi menyinggung soal keberhasilan pemerintah yang kini mengantongi saham 51 persen saham PT Freeport

Jokowi 'Nantang': Kok Tak Ada Demo Depan Istana Setelah Pemerintah Rebut 51 Persen Saham Freeport?
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat menghadiri konsolidasi dengan kader parpol pendukungnya di Bandung, Sabtu (10/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta para pendukungnya melakukan aksi demonstrasi untuk mendukung keberhasilan pemerintah. Hal tersebut disampaikan calon presiden nomor urut 01 itu saat menghadiri konsolidasi dengan kader parpol pendukungnya se-Jawa Barat di Kota Bandung, Sabtu (10/11/2018).

Awalnya, Jokowi menyinggung soal keberhasilan pemerintah yang kini mengantongi saham 51 persen saham PT Freeport, dari yang sebelumnya hanya 9 persen. Jokowi juga bicara soal pemerintah yang telah mengambil alih 100 persen Blok Migas Mahakam dan Blok Migas Rokan.

"Blok Mahakam 100 persen, Blok Rokan Chevron 100 persen. Freeport 51 persen. Kok enggak ada demo di depan Istana?" kata Jokowi.

Baca: Sandiaga Uno Tawarkan Permagangan untuk Lulusan Baru di Banjarmasin, Begini Konsepnya

"Demo mendukung maksudnya. Mestinya Bapak Ibu saudara-saudara demo besar-besaran, tapi demo mendukung," tambah dia.

Baca: Jadwal Terbaru Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018 Kemenkumham, Cek Link di Sini

Pernyataan Jokowi itu langsung disambut riuh para pendukungnya. Sebagian ada yang berteriak "betul" dan "siap" mendukung pernyataan Jokowi itu.

Baca: Isnan Ali Mendirikan Akademi Sepakbola di Banua, Ini Usia Pemain yang Mau Disasarnya

"Saya tunggu-tunggu enggak ada yang demo. Dipikir mudah dapat 51 persen itu? Dipikir enggak ditekan dari atas, bawah, kiri, kanan? Ditekan!" kata Jokowi.

"Dipikir langsung ujug ujug dapat 51 persen? Enak banget itu. Jadi itu sulit bukan hal yang mudah negosiasi seperti itu. Sulit," tambah politisi PDI-P ini.

Baca: Asisten Pribadi Meghan Markle Berhenti Mendadak Setelah 6 Bulan Bekerja

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved