Pilpres 2019

Petinggi Demokrat Sebut Prabowo-Sandiaga Abaikan Potensi SBY dan AHY di Pilpres 2019

Petinggi Partai Demokrat Putu Supadma Rudana menyebut pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengabaikan potensi yang ada di koalisi Pilpres 2019

Petinggi Demokrat Sebut Prabowo-Sandiaga Abaikan Potensi SBY dan AHY di Pilpres 2019
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono beserta Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Selasa (24/7/2018), di rumah SBY, Kuningan, Jakarta Selatan.(Dok. Partai Demokrat) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Petinggi Partai Demokrat Putu Supadma Rudana menyebut pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengabaikan potensi yang ada di koalisi Pilpres 2019

Salah satu potensi yang dia maksud adalah keberadaan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono di pihak Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019

"Saya sebagai jubir justru melihat ini kok potensi Pak SBY, potensi Mas AHY, tidak digunakan oleh Pak Prabowo dan Sandi. Padahal, kalau digunakan bisa memenangkan kontestasi ini," ujar Putu di kompleks parlemen, Kamis (15/11/2018).

Putu mengingatkan SBY merupakan presiden keenam RI yang menjabat selama dua periode.

Baca: Link Live Streaming Hong Kong Open 2018, Kamis (15/11) - Marcus/Kevin, Jojo vs Ginting Hari Ini

Baca: 90 Ulama & Anak Cucu Pendiri NU Desak PBNU Karena Jokowi Comot KH Maruf Amin di Pilpres 2019

Baca: Mulan Jameela Bongkar Sifat Ahmad Dhani yang Suka Selingkuh, Sebut Body Hingga Hati

Sementara AHY merupakan sosok muda yang namanya melejit dalam survei sebagai cawapres terkuat, sebelum Prabowo memilih Sandiaga Uno.

Selain itu, kata Putu, Partai Demokrat sendiri juga merupakan aset yang besar. Putu mengingatkan Partai Demokrat belum pernah kalah dalam Pemilihan Presiden.

"Pertama 2004 kami memenangkan Pak SBY, 2009 memenangkan Pak SBY, 2014 kita tidak mengusung manapun. Tetapi artinya jika kami ingin mengusung, kami ingin menang," ujar Putu.

Kini, Putu melihat peluang menang Prabowo-Sandiaga masih jauh. Partai Demokrat harus mengingatkan Prabowo-Sandiaga untuk memanfaatkan potensi yang ada di koalisi.

Putu pun meminta Prabowo dan Sandiaga segera mengajak partai pengusung untuk duduk bersama. Mereka harus mendiskusikan strategi besar untuk memenangkan Pilpres.

Harus ada komitmen dan strategi tertulis untuk ke depan. Putu mengatakan diskusi ini harus serius karena untuk memenangkan kontestasi tingkat nasional.

Baca: Mahkamah Agung Umumkan Penundaan Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018, Cek Linknya

Baca: Bocoran BKN Soal Peserta Pengisi Formasi Kosong Imbas Banyaknya Tak Lulus SKD CPNS 2018

Baca: 3 Permintaan Maaf Prabowo-Sandiaga Uno yang Disoal kubu Jokowi-Maruf Amin Jelang Pilpres 2019

"Ini waktu sudah bergulir terus, berjalan terus, kira-kira sisa berapa 4 atau 5 bulan lagi, jadi coba dipikirkan," ujar Putu.

"Dan kita lihat surveinya masih jauh, tentu harus ada efek kontribusi dari SBY, AHY, dan Demokrat tadi. Kalau ini, saya yakin paling tidak bisa memberikan suara yang signifikan pada paslon 02," tambah dia. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wasekjen Demokrat Sebut Prabowo-Sandi Abaikan Potensi SBY dan AHY"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved