Pilpres 2019

Respons Kubu Jokowi-Ma'ruf Amin Soal Pernyataan Prabowo Subianto Terkait Haiti

Respons Kubu Jokowi-Ma'ruf Amin Soal Pernyataan Prabowo Subianto Terkait Haiti

Respons Kubu Jokowi-Ma'ruf Amin Soal Pernyataan Prabowo Subianto Terkait Haiti
kompas.com
Prabowo Subianto berorasi di hadapan relawan di Istora Senayan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pernyataan Capres di Pilpres 2019 Prabowo Subianto tentang Haiti dan Rwanda mendapat respons dari Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin.

Prabowo menyebut Indonesia setingkat negara, seperti Rwanda, Haiti dan pulau-pulau kecil Kiribati. Disampaikan oleh Prabowo di hadapan ribuan jamaah Majelis Tafsir Alquran (MTA) di Jalan Ronggowarsito, Kota Solo, Minggu (23/12/2018) jelang Pilpres 2019.

Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding tak sependapat dengan pernyataan Prabowo Subianto. Bahkan, Pernyataan Prabowo jelang Pilpres itu bicara tanpa data. Terutama jika mengacu pada Gross Domestic Product (GDP) atau produk domestik bruto (PDB).

"Kita lihat data, tahun 2017 GDP ya, GDP kita bangsa Indonesia itu 3.846 USD, sementara di Rwanda 2017 hanya 748,39 USD. Di Haiti di tahun yg sama GDP nya 756,68 USD," ucap Karding saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (26/12/2018).

Baca: Amien Rais Didesak Mundur 5 Pendiri PAN Karena Dukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 19 Malam Ini, Boxing Day MU vs Huddersfield di MNC TV

Baca: 4 Pesan Penting Ustadz Abdul Somad Soal Merayakan Tahun Baru 2019, Lebih Baik Tidur!

Baca: Tangisan Gisella Anastasia Kenang Gading Marten Saat Cerita Momen Ultah pada Jessica Iskandar

Sementara jika menilik dari utang negara, ucap Karding, Indonesia memiliki utang 28,7 persen dari GDP. Sedangkan Rwanda 40,2 persen dari GDP. Kemudian, Haiti 32 persen dari GDP. Sama halnya dengan inflasi, Indonesia berada di angka 3,2 persen, Rwanda -1 persen, dan Haiti 14,3 persen.

"Pengangguran kita, 5,3 persen, Rwanda 16 persen, Haiti 14 persn. Ini sumbernya bank dunia, world bank dan tradenomics," kata Karding.

Karena itu, Karding beranggapan Prabowo Subianto kerap berbicara ngawur soal data. Ia menyarankan Prabowo untuk memperkuat tim yang mengumpulkan data.

"Dari data yang ada ini, memang pak Prabowo selama ini kalau bicara itu ngarang, ngawur, ngibul karena memang tidak ada datanya. Beliau menurut saya perlu memperkuat tim datanya lagi, beliau saya kira jangan mudah menerima masukan dari samping kanan, samping kiri yg datanya lemah, ini berbahaya, karena kalau seorang pemimpin selalu berbohong dan menakut nakuti, rakyatnya yang kasihan," kata Abdul Kadir Karding.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Samakan Indonesia dengan Haiti, Kubu Jokowi: Prabowo 'Ngibul'

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved