Berita Tabalong

Reaksi Syaifullah Tamliha Saat Kunker yang Dilakukan Diduga Bawaslu Tabalong Sebagai Kampanye

Reaksi Syaifullah Tamliha Saat Kunker yang Dilakukan Diduga Bawaslu Tabalong Sebagai Kampanye

Reaksi Syaifullah Tamliha Saat Kunker yang Dilakukan Diduga Bawaslu Tabalong Sebagai Kampanye
net
Syaifullah Tamliha 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Bawaslu Tabalong telah melayangkan surat panggilan terhadap anggota DPR RI dari partai PPP Syaifullah Tamliha. Pemanggilan ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dana kunjungan kerja untuk kampanye.

Dugaan ini setelah kegiatan yang dihadiri oleh Syaifullah Tamliha di Kecamatan Kelua pada minggu keempat di bulan januari. Di kegiatan yang mengumpulkan banyak warga ini diduga selain menggelar kegiatan reses juga diselingi dengan kampanye.

Fahmi Komisioner Bawaslu Tabalong Divisi pengawasan, humas dan hubungan antar lembaga mengatakan saat ini pihaknya masih mengumpulkan saksi dan bukti atas dugaan penggunaan dana reses untuk kampanye ini.

Bawaslu telah melakukan pemanggilan langsung kepada Syaifullah Tamliha dan diharapkan bisa berhadir pada Jumat (15/02/2019). Namun yang bersangkutan tidak bisa berhadir dan rencananya akan dilakukan pemanggilan tahap kedua. 

Baca: Link Live Streaming Bhayangkara FC vs PSIS Semarang di Piala Indonesia 2018, Cek Juga PSSI TV

Dugaan penyalahgunaan dana ini karena kegiatan reses menggunakan dana pemerintah. Dugaaan Kegiatan kampanye yang dilakukan adalah pembagian replika surat suara, pembagian kaos dan amplop.

"Dari saksi amplop yang dibagikan berisikan uang Rp 50 ribu, warga yang hadir juga cukup banyak diduga lebih dari 100 orang," ujarnya.

Bawaslu telah mengumpulkan keterangan saksi dari pengawas yang mengetahui kejadian tersebut, pihaknya juga melakukan pemanggilan terhadap enam warga namun masih belum ada yang memenuhibpanggilan tersebut.

"Kami masih proses pengumpulan bukti bukti untuk dugaan penyalahgunaan dana reses ini," ujarnya. Saat ini bawaslu juga telah mengamankan barang bukti alat peraga kampanye berupa replika surat suara, kaos dan amplop berisi uang. 

Anggota DPR RI Saifullah Tamliha periode 2014 - 2019 mengakui memang ada melakukan reses di Kabupaten Tabalong, dalam sekali kunjungan dirinya bisa menghadiri di beberapa tempat.

Baca: Prabowo Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng, Ekspresi Suami Mulan Jameela Jadi Sorotan

Pada bulan Januari lalu kunjungan kerja sempat dilaksanakannya di Mangkusip Kecamatan Tanta, pasar kapar, Desa Kambitin dan Desa Waling dan seluruh kegiatannya juga didampingi oleh anggota kepolisian.

Mengenai adanya dugaan penyalahgunaan dana reses untuk kampanye, Saifullah Tamliha mengelak dan mengatakan yang dimaksudkan dengan kampanye oleh undang-undang adalah adanya penyampaian visi misi dan perjuangan partai.

"Saat saya ada di Tabalong tidak ada menyampaikan materi yang mengandung unsur kampanye, tunjukkan buktinya kalau memang ada," ujarnya.

Mengenai adanya alat peraga kampanye yang dibagikan seperti replika surat suara dan kaos, Saifullah Tamliha mengatakan bisa saja dari tim relawan yang membagikan.

Baca: NEWS VIDEO : Nelayan Pagatan Besar Kecamatan Takisung Protes, Ini Daftar Keluhannya

"Tidak ada uang negara sepeserpun yang saya gunakam untuk berkampanye," ujarnya. Dirinya juga mengaku masih belum menerima surat pemanggilan dari Bawaslu Tabalong. Bawaslu diminta menunjukkan tanda bukti penerimaan surat jika memang sudah mengirimkan surat panggilan yang dimaksud.

"Jika memang ada surat panggilan yang sampai ke saya, sebagai warga negara yang baik dan taat pemilu akan saya penuhi panggilan tersebut," ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved