Berita Banjarmasin

Geger Kebakaran di Jalan Telawang Banjarmasin, Gafar Menghilang Saat Api Berkobar

Insiden kebakaran terjadi di Gang Musyawarah RT 7 RW 01, Kelurahan Telawang, Kecamatan Banjarmaain Barat, Kota Banjarmasin.

Geger Kebakaran di Jalan Telawang Banjarmasin, Gafar Menghilang Saat Api Berkobar
Capture/Metro Banjar Edisi Cetak
Harian Metro Banjar Edisi Kamis 11 April 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Warga Kelurahan Telawang, Kecamatan Banjarmasin Barat, yang akan bersiap-siap pergi ke tempat kerja, maupun pelajar yang mau ke sekolah, dikejutkan dengan adanya kebakaran, Rabu (10/4/2019) pagi sekitar pukul 06.30 Wita.

Akibatnya, warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kebakaran, langsung berhamburan menyelamatkan barang berharga dengan mengeluarkannya dari dalam rumah untuk diungsikan.

Insiden kebakaran terjadi di Gang Musyawarah RT 7 RW 01, Kelurahan Telawang, Kecamatan Banjarmaain Barat, Kota Banjarmasin.

Bersamaan dengan kepulan asap hitam yang terlihat dari kejauhan, puluhan armada BPK dan PMK langsung berdatangan menuju ke lokasi kebakaran.

Sayangnya, kondisi Gang Musyawarah yang hanya selebar sekitar dua meter, membuat mobil BPK dan PMK tak bisa masuk hingga ke lokasi kebakaran. Petugas hanya bisa membawa mesin pompa jinjing.

Baca: 30 Warga Batola Tak Mau Lagi Dapat Bantuan PKH, Merasa Mampu Secara Ekonomi

Baca: Mahasiswi ULM Kesuma Anugerah Yanty : Tas Purun Harus Fashionable

Baca: 30 Warga Batola Tak Mau Lagi Dapat Bantuan PKH, Merasa Mampu Secara Ekonomi

Mereka pun memanfaatkan air dari kolong rumah-rumah warga sekitar. Bedakan yang terbakar semuanya bangunan dari kayu, sehingga api dengan mudah menghanguskannya.

Api berhasil dikuasai sekitar 30 menit setelah kejadian. Lokasi kebakaran sangat padat penduduk dengan lokasi berada di ujung gang.

Ketua RT 7, Yuliansyah, yang ditemui di lokasi kebakaran mengatakan rumah bedakan yang terbakar memiliki 7 pintu milik Bani.

Warga yang menempati rumah bedakan, dari pintu pertama adalah Listiah/Fitri, Gafar, ketiga kosong, Syaifullah, Ny Irus, Hanafiah atau Anang, dan Syahruni.

"Asal api diduga kuat berasal dari bedakan yang ditempati Gafar. Dari keterangan saksi-saksi yang merupakan tetangga di bedakan, setiap malam di bedakan Gafar muncul asap dan tercium aroma dupa.

Keberadaan asap dari dupa tersebut sempat dikeluhkan tetangga. “Gafar selama tinggal di Gang Musyawarah tak pernah lapor ke RT setempat,” kata Yuliansyah.

Saat terjadi kebakaran, asap pertama kali terlihat di bedakan yang ditempati Gafar. Warga sempat mengedor-gedor dinding bedakannya, namun tak ada jawaban.

“Saat kobaran api membesar, Gafar justru terlihat ketakutan dan melarikan diri,” tutur satu warga.

Baca: Siswa SDN Basirih 10 Telat karena Sungai Dangkal, Dinas PUPR Kota Banjarmasin Rencanakan Ini

Baca: Panti Werdha Siap Tampung Nenek Mariam, Sempat Telantar dan Dirawat Polwan dan Relawan

Baca: Nikita Mirzani Disebut Zaskia Gotik Saingan Saat Ungkap Suka pada Vicky Nitinegoro, Zaskia: Serem Ah

Warga setempat hanya sempat mengamankan sepeda motor Yamaha Force One warna merah putih milik Gafar. Sementara Gafar menghilang.

Hasil pendataan BPBD Kota Banjarmasin, kebakaran tersebut menghanguskan sebuah bangunan bedakan 7 pintu yang dihuni 6 kepala keluarga berisi 25 Jiwa dan bangunannya mengalami rusak berat 90 persen. (banjarmasinpost.co.id/jd)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved