Psikologis

Berselingkuh! Ayo Perbaiki Hubungan Kamu dengan Si Dia, Coba Cara Ini

Sangat sulit membangun kembali kepercayaan yang telah rusak. Kita juga pasti tak sanggup membayangkan orang yang kita cintai

Berselingkuh! Ayo Perbaiki Hubungan Kamu dengan Si Dia, Coba Cara Ini
NET
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Memperbaiki hubungan yang ternodai oleh perselingkuhan memang butuh usaha keras. Tidak semudah membalik telapak tangan.

Sangat sulit membangun kembali kepercayaan yang telah rusak. Kita juga pasti tak sanggup membayangkan orang yang kita cintai dekat dengan orang lain. Lantas bagaimana kita bisa menghadapi hal ini?

Perceraian bukanlah satu-satunya cara untuk mengatasi situasi ini. Sebuah penelitian menunjukan bahwa persentase perkawinan yang berhasil bertahan dalam perselingkuhan ternyata cukup besar.

Pakar hubungan dan pendiri 'The Marriage Restoration Project', sebuah inisiatif global untuk menjaga kelanggengan dan kebahagiaan dalam pernikahan, Rabbi Shlomo mengatakan bahwa banyak pasangan yang bisa survive dari perselingkuhan.

Rabbi Shlomo mencegah perceraian dengan mengandaikan pasangan tersebut berada di atas kapal. "Kapal bisa berlayar itu tergantung Anda. Begitu juga dengan pernikahan," ucap Rabbi.

Inilah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mempertahankan pernikahan.

Pastikan Bahwa Pasangan Anda Telah Mengakhiri Perselingkuhannya

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa pasangan Anda bersedia mengakhiri perselingkuhannya. Jill Murray Ph.d, terapis penikahan dan keluarga dari California mengatakan bahwa menghentikan perselingkuhan adalah hal yang tidak bisa dinegosiasikan.

"Kita tidak bisa hidup dengan pasangan yang masih memiliki hubungan dangan selingkuhannya, entah dalam bentuk hubungan apapun. Meskipun harus berganti pekerjaan, tempat gym atau pindah ke kota lain sekalipun," ucap Jill Murray.

Jill Murray juga mengatakan bahwa hal tersebut adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa pasangan anda 100 persen berkomitmen untuk mempertahankan pernikahan. Setelah komitmen tersebut terbentuk, inilah waktu yang tepat untuk memperbaiki apa yang salah dan mencari penyebabnya.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved