Berita Kalteng

RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya Sediakan Rumah Oksigen, Bantu Puluhan Pasien Terdampak Kabut Asap

Kabut asap dampak Kebakaran lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah sudah membawa dampak bagi kesehatan masyarakat

RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya Sediakan Rumah Oksigen, Bantu Puluhan Pasien Terdampak Kabut Asap
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Direktur RS Doris Sylvanus Palangkaraya, Yayu Indriarti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA- Kabut asap dampak Kebakaran lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah sudah membawa dampak bagi kesehatan masyarakat. Rumah Sakit Umum Daerah Doris Sylvanus Palangkaraya, mencatat seratus lebih pasien infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) yang masuk RS.

Dalam mengantisipasi warga yang rentan terhadap penyakit pernafasan RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, membuka rumah oksigen di ruang perawatan rumah sakit tersebut."Ada lima bed atau tempat tidur di rumah oksigen jika masyarakat membutuhkannya datang saja ke RS, " ujar Direktur RS Doris Sylvanus Palangkaraya, Yayu Indriati, Senin (19/8/2019).

Dikatakan, ada sebanyak 70 an pasien ISPA yang sempat masuk RS, pasien tersebut ada yang rawat jalan maupun rawat inap di RS Doris Sylvanus."Jumlah pasien ISPA ada sekitar 70 pasien, pasien yang anak-anak ada juga yang manula, terjadi kenaikkan saat ini hingga 100 persen jumlah pasien," ujarnya.

Baca: Fakta Polwan-polwan Cantik Masuk Sekolah di Kotabaru, dari Masalah Berita Hoax hingga Obat Terlarang

Baca: Saat Krisis Air Bersih Melanda, Hujan Turun dan DAM di Kotabaru Mulai Terisi Air

Baca: Kode CLBK Gading Marten pada Gisella Anastasia Lewat Nyanyian Gempita? Lagu Ini Jadi Perhatian

Dikatakan, pasien yang masuk atau sempat di rawat di RS merupakan pasien yang mengalami komplikasi ISPa dengan penyakit lainnya, seperti dengan Bronchitis, atau penyakit lainnya."Sehingga terpaksa dirawat duli rumah sakit, ada juga yang hanya rawat jalan saja," ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, kenaikan jumlah pasien ISPA terjadi pada Bulan Juni ke Bulan Juli. "Lonjakannya pada bulan lalu da bulan ini,sehingga kami langsung menyediakan rumah oksigen di RS Doris Sylvanus, juga meminta Dinas Sosial untuk membuka rumah oksigen untuk di buka di rumah sainggah, serta du Bandara Tjilik Riwut juga ada ambulan keliling," ujarnya.

Dia mengimbau, kepada warga yang mengidap penyakit yang sensitif terhadap asap untuk mengurangi bepergian keluar rumah dan jikapun terpaksa keluar rumah diharapkan menggunakan masker untuk menghindari menghirup kabut asap secara langsung."Jika keluar rumah pakailah masker," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved