Tajuk

Perlu Audit Jaringan Listrik Rumah

DALAM beberapa hari terakhir, sejumlah musibah kebakaran bangunan di wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya, terbilang massif.

Perlu Audit Jaringan Listrik Rumah
instagram/Banjarmasinpost.co.id
Hanya berselang lima hari, musibah kebakaran kembali melanda permukiman di Alalak Kecamatan Banjarmasin Utara, Banjarmasin, Rabu (21/8) sekitar pukul 16.30 Wita. Kali ini terjadi di Kelurahan Alalak Selatan RT 5 dan RT 6. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - DALAM beberapa hari terakhir, sejumlah musibah kebakaran bangunan di wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya, terbilang massif. Tidak hanya jumlah kejadian yang terbilang sering, jumlah bangunan yang hangus dalam satu peristiwa pun cukup tinggi.

Tepat hari kemerdekaan, puluhan rumah di Kurau, Tanahlaut ludes terbakar. Disusul peristiwa di Bati-Bati, Anjir, Alalak, Jalan Cenderawsih Banjarmasin dan sebagainya.

Berdasarkan tipikal sebagian besar bangunan rumah di wilayah ini yang berbahan utama kayu, api secara cepat menghanguskan seluruh bangunan dan isinya. Duka pun menyelimuti korban yang kehilangan nyaris seluruh harta bendanya.

Sejumlah peristiwa kebakaran tersebut, termasuk kejadian-kejadian sebelumnya, memang jarang ada penyelidikan penyeluruh terkait penyebab kebakaran. Rata-rata, penyimpulan penyebab hanya berdasarkan penuturan korban dan atau saksi peristiwa.

Secara umum, kobaran api yang melumatkan puluhan bangunan rumah tersebut lantaran: (1) Jaringan listrik di dalam bangunan; dan (2) Perilaku manusia.

Perihal jaringan listrik di dalam bangunan, banyak (untuk tidak mengatakan hampir semua) pemilik rumah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan, memang abai mengaudit kondisi kabel jaringan.

Sejak terinstal sekian tahun bahkan sekian puluh tahun lalu, nyaris kita semua tidak pernah memeriksa kondisi kabel jaringan. Sehingga, kita jarang (atau bahkan tak pernah tahu) kondisi kabel-kabel di plafon rumah kita sudah terkelupas atau masih bagus. Sambungan kabel sudah tidak normal atau masih bagus. Dan kondisi-kondisi lainnya.

Karena itu, sudah saatnya semua pihak menggencarkan kampanye menyadarkan betapa pentingnya mengaudit kondisi jaringan listrik di dalam rumah. Sehingga, secara periodik kita merasa perlu dan penting untuk melihat kondisi sebenarnya kabel yang berseliweran di atas plafon rumah kita.

Selain itu, kita juga perlu memberikan pemahaman terhadap warga tentang batas beban jaringan.

Masih banyak di antara kita yang sama sekali tidak paham, bila maksimum beban yang bisa diterima kabel ukuran tertentu yang tertanam di tembok atau menempel di dinding adalah sekian watt. Sehingga, masih banyak kita saksikan; Satu colokan (stop kontak) digunakan untuk sekian peralatan yang memerlukan daya melebihi batas beban kabel.

Padahal, ketika menerima beban melebihi kapasitas dalam waktu tertentu, kabel menjadi gosong, kemudian karetnya mengelupas dan pada waktu tertentu bisa menimbulkan korsleting listrik.

Hubungan arus pendek listrik dari kabel berlebih beban, atau kabel jaringan yang sudah tidak layak inilah yang kemudian menimbulkan percikan api dan bisa membakar bagian bagunan yang mudah terbakar.

Jadi, mari audit jaringan listrik rumah kita. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved