Berita Jakarta

Ada Capim KPK Diduga Penerima Grafitasi Lolos, Saut Situmorang: Biar Pansel Saja yang Memutuskan

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, KPK masih menemukan capim KPK hasil seleksi yang diduga bermasalah, namun masih lolos profile assessment

Ada Capim KPK Diduga Penerima Grafitasi Lolos, Saut Situmorang: Biar Pansel Saja yang Memutuskan
(DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com)
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang di sela-sela buka puasa bersama masyarakat sipil di Gedung Penunjang KPK, Jakarta, Selasa (21/5/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -Pro-kontra adanya calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga bermasalah tetapi masih diloloskan panitia seleksi, KPK menyatakan di luar tanggung jawab mereka.

Dilansir dari Kompas.co, KPK menyerahkan kepada Panitia Seleksi calon pimpinan KPK sepenuhnya terkait adanya calon pimpinan yang diduga menerima gratifikasi.

"Kami sudah menyampaikan (hasil penelusuran rekam jejak capim). Itu kan tanggung jawab kami. Kemudian, ditindaklanjuti atau tidak, ya bukan urusan kami lagi," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang sat ditemui di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (24/8/2019).

Menurut dia, yang jelas KPK telah menyerahkan rekam jejak 40 capim KPK yang menjalani seleksi tahap profile assessment. 

Baca: Pansel KPK Enggan Jawab Soal Adanya Capim KPK yang Diduga Terima Gratifikasi tetapi Diloloskan

Oleh sebab itu, lanjut Saut, biarkan pansel yang menentukan, apakah capim KPK tersebut lolos ke tahap berikutnya atau tidak.

"Yang penting, apa yang kami telusuri sudah diberikan ke pansel. Pansel saja yang memutuskan, mereka yang paham, kami tidak bisa masuk wilayah otoritas mereka. Tentunya pansel beranggapan inilah capim yang terbaik untuk mereka," lanjut Saut.

Sebelumnya, sebanyak 20 nama telah diumumkan Pansel Capim KPK yang lolos uji penilaian profil (profil assessment). Mereka adalah separuh dari jumlah kandidat yang mengikuti ujian profile assessment sebanyak 40 orang.

Dari nama-nama yang lolos, empat orang merupakan perwira polisi, tiga jaksa, dan seorang pensiunan jaksa. Adapun komisioner KPK 2015-2019 yang lolos profile assessment hanya Alexander Marwata. Satu komisioner lain, yakni Laode M Syarif, tidak lolos.

Seorang pegawai KPK juga dinyatakan lolos. Sepuluh calon lain yang lolos berprofesi hakim (1 orang), advokat (1), pegawai negeri sipil (3), dosen (3), karyawan BUMN (1), dan penasihat menteri (1).

Baca: Baru 27 Capim KPK Laporkan Harta Kekayaan, Koalisi: Tak Ada Maksud Jatuhkan Capim dan Pansel KPK

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, KPK masih menemukan capim KPK hasil seleksi yang diduga bermasalah, namun masih lolos profile assessment.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved