Kesehatan
Hindari Berdebat di Media Sosial, ini Dampak Buruknya bagi Kesehatan
Perdebatan yang terjadi antar pengguna, seolah telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari media sosial.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Perdebatan yang terjadi antar pengguna, seolah telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari media sosial.
Sebagai salah satu penggunanya, kamu pun mungkin pernah melakukannya.
Tapi tahukah, berdebat di dunia maya memberi dampak negatif karena dapat mengganggu kesehatan mental? Jadi, gunakanlah media sosial secara bijak dan hindarkan diri dari akibat buruknya.
Berbagai hal dapat menjadi alasan seseorang mulai berdebat di media sosial.
Rasa kebebasan yang didapatkan dan kekuatan menjadi seorang anonim, membangun sebuah identitas di dunia maya, hingga sebatas rasa bosan, menjadikan perdebatan di sosial media seolah menarik untuk dicoba.
Namun, perdebatan yang kamu jalani, meski di dunia maya, dapat memengaruhi kesehatan mental di dunia nyata.
Sebagian besar orang yang pernah berdebat di media sosial, menyebut frustrasi sebagai reaksi emosional yang paling banyak dirasakan.
Sementara itu, pengguna lainnya menyebut perasaan sedih sebagai reaksi yang muncul, ketika lawan bicara di media sosial menyalahartikan tulisan mereka.
Baca: Ria Ricis Makan Gurita Hidup di Korea Dikecam Habis-habisan, Waspada Ini Bisa Sebabkan Kematian
Baca: Batal Menikah di September Rina Nose Beberkan Alasan Belum Jadi Istri Josscy Aartsen
Baca: Jawaban Ruben Onsu Ditanya Warisan untuk Betrand Peto, Anak Angkatnya dengan Sarwendah
Baca: WADUH! Beriklan di Google Kena Pajak 10 Persen, Berlaku Mulai 1 Oktober 2019
Reaksi emosional lain yang juga kerap muncul saat berdebat di media sosial adalah marah.
Hanya sebagian kecil dari orang yang pernah berdebat di media sosial menyebutkan rasa bangga dan senang.
Sehingga, dapat disimpulkan bahwa perdebatan di dunia maya bukanlah sesuatu yang menyenangkan, maupun baik untuk dilakukan.
Berdebat di media sosial juga berpotensi memberikan pengaruh terhadap kesehatan mental, berupa:
Stres
Depresi
Gangguan kecemasan
Keinginan bunuh diri
Kambuhnya kondisi kesehatan mental yang telah dialami sebelumnya
Tidak semua orang yang kamu temui di media sosial memiliki kepribadian maupun tujuan yang serupa denganmu.
Tidak jarang, kemampuan anonim yang bisa didapatkan di Internet, menjadi tameng bagi orang-orang tertentu untuk mengeluarkan pendapat yang tidak pada tempatnya, serta memancing argumen yang tidak berkesudahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-marahshutterstock.jpg)