Kriminalitas Kotabaru

Dua Pelaku Pencuri Sarang Burung Walet di Pulau Laut Timur Diringkus, Ternyata Ini Orangnya

Tak sampai 1 x 24 jam, dua pelaku yang diduga melakukan pencurian sarang burung walet diringkus jajaran Kepolisian Resort Kotabaru.

Dua Pelaku Pencuri Sarang Burung Walet di Pulau Laut Timur Diringkus, Ternyata Ini Orangnya
Istimewa
Kedua pelaku adalah Mulyadi (19) dan Ahmad Maulana (22) yang merupakan warga Desa Batu Tunau Rt 1 Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Tak sampai 1 x 24 jam, dua pelaku yang diduga melakukan pencurian sarang burung walet diringkus jajaran Kepolisian Resort Kotabaru.

Dua pelaku tak bisa berkutik setelah diamankan jajaran Polsek Pulau Laut Timur bersama unit Buser Polres Kotabaru. Mereka diringkus di Desa Batu Tunau pada Kamis (25/9/19) sekitar pukul 20.00 wita.

Keduanya adalah Mulyadi (19) dan Ahmad Maulana (22) yang merupakan warga Desa Batu Tunau Rt 1 Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru. Kini keduanya diproses lebih lanjut untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Kotabaru Iptu Imam Wahyu Pramono SIK, Sabtu (28/9/19) mebenarkan penangkapan dua pelaku yang diduga sebagai pencuri sarang burung walet itu sudah diamanakan. Keduanya diproses lebih lanjut sesuai aturan hukum yang berlaku.

Baca: LIVE MOLA TV! Cara Live Streaming Sheffield United Vs Liverpool di Liga Inggris, Tak Live TVRI

Baca: Pengakuan Betrand Peto, Putra Ruben Onsu-Sarwendah Buat Nagita Slavina Terkejut

Baca: Tim Kopi Perguruan Tinggi Ini Lakukan Pendampingan Mengolah Biji Kopi Aranio Jadi Bubuk


"Tak sampai 1 x 24 jam dari laporan masuk, tim membekuk dua pelaku pencurian itu, " kata Iptu Imam.

Dia menjelaskan, pada Rabu (25/9/19) sekitar pukul 20.00 wita di Desa Tanjung Pengharapan Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru, pemilik sarang burung walet mendatangi rumah sarang burung waletnya. Namun dikejutkan dengan rusaknya bagian pintu sarang burung.

"Setelah melihat kejadin itu, keesokan harinya pada Hari Kamis tanggal 26 September, korban baru melaporkan kejadian itu dan langsung kami tindak lanjuti. Alhasil, pelaku bisa diringkus, " katanya.

Dari kedua pelaku, polisi menemukan barang bukti berupa kantong plastik warna hitam sebagai tempat penyimpanan Sarang Burung walet. Setelah diintrogasi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian sarang burung walet.

"Dari perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana kurungan minimal 5 tahun penjara, " katanta. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved